LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Diduga stres, pria ini lompat dari JPO Alun-Alun Bandung

Pelaku meninggal saat dalam perjalanan ke rumah sakit.

2016-07-01 15:49:39
Bunuh diri
Advertisement

Jalan Asia Afrika, Kota Bandung mendadak geger, pada Jumat (1/7) siang. Seorang lelaki bernama Ciptadi (54) nekat melompat dari videotron jembatan penyeberangan orang (JPO), tingginya diperkirakan mencapai 15 meter.

Meski masih sempat bernapas saat kepalanya terbentur keras ke aspal, tetapi nyawanya tidak tertolong saat dalam perjalanan dibawa ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Informasi yang dihimpun merdeka.com di lokasi, pria asal Kebumen itu sudah naik ke JPO berada di depan PT Pos sekitar pukul 12.00 WIB, saat umat Islam tengah melaksanakan Salat Jumat. Orang tak menduga Ciptadi bakal melakukan hal nekat.

Beberapa saat kemudian, Ciptadi menaiki videotron. Di saat itulah orang sekitar mulai khawatir. Sudirman, anggota Satlinmas Pol PP Kota Bandung salah satunya.

Sudirman mengatakan, bersama polisi sempat membujuk korban turun. Bahkan petugas memberikan secarik kertas buat menuliskan sesuatu.

"Pas saya jalan ke bawah sebentar, karena masih ada yang jaga. Ternyata tiba-tiba ada di bawah (korban). Saya tidak paham gimana lompatnya. Yang pasti pas saya sedang turun ke bawah tiba-tiba korban sudah di aspal dengan kepala berdarah," ucap Sudirman.

Sudirman menyatakan, Ciptadi diduga stres sebelum kejadian sempat menari-nari di atas videotron. "Kayaknya memang stres. Karena sebelum juga sempat nari-nari di atas," kata Sudirman.

Anggota Polsek Sumur Bandung, Aipda Tafirulloh, yang berjaga di Pos Pol Asia Afrika Banceuy mengaku, korban diboyong ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

"Di sini masih bernyawa. Tapi dalam perjalanan meninggal dunia," kata Tafirulloh.

Advertisement
(mdk/ary)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.