LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Diduga Jadi Tempat Prostitusi dan Mabuk, Tiga Hotel di Tasikmalaya Ditutup

Kepala Bidang Penegakan Perundang-undangan, Satuan Polisi Pamong Praja Kota Tasikmalaya, Dedi Tarhedi menjelaskan bahwa penutupan ketiga hotel itu dilakukan pihaknya pada Rabu (19/1). Dasar penutupan adalah surat Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Tasikmalaya.

2022-01-20 22:01:00
Prostitusi
Advertisement

Petugas menutup tiga hotel yang berada di wilayah Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Penutupan dilakukan karena diduga ketiga hotel itu diduga kerap dijadikan tempat prostitusi hingga mabuk-mabukan.

Kepala Bidang Penegakan Perundang-undangan, Satuan Polisi Pamong Praja Kota Tasikmalaya, Dedi Tarhedi menjelaskan bahwa penutupan ketiga hotel itu dilakukan pihaknya pada Rabu (19/1). Dasar penutupan adalah surat Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Tasikmalaya.

“Hotel yang kami tutup ini sering melanggar aturan saat kami razia. Kami juga sering menerima laporan dari warga, dan begitu disidak banyak ditemukan kegiatan yang melanggar peraturan daerah, mulai kegiatan asusila hingga banyak juga botol minuman (keras),” jelas Dedi, Kamis (20/1).

Advertisement

Tiga hotel yang ditutup oleh pihaknya, disebut Dedi, adalah Daya Prima, Daya Grand, dan Linggajaya. Setelah ketiga hotel itu ditutup, nantinya dinas terkait adakan melakukan pembinaan kepada masing-masing manajemen

Sekretaris Disporabudpar Kota Tasikmalaya, Rita Melya mengungkapkan bahwa langkah penutupan hotel adalah Tindakan akhir dari pihaknya. Sebelumnya, pihaknya berulang kali melakukan pembinaan kepada manajemen hotel, namun rupanya masih tetap ada laporan negative.

"Laporan yang masuk antara lain prostitusi dan tempat pesta miras. Sesuai Peraturan Daerah Kota Tasikmalaya Nomor 8 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan, kegiatan prostitusi dan pesta miras di lingkungan hotel tidak diperbolehkan. Makanya kami ajukan permintaan ke Satpol PP untuk melakukan penutupan," ungkap Rita.

Advertisement

Penutupan tersebut, menurut Rita hanya bersifat sementara karena hotel adalah salah satu potensi dalam pengembangan pariwisata di Kota Tasikmalaya. Namun walau begitu, ia memastikan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan ke tiga hotel itu.

“Apabila pihak manajemen sudah berkomitmen mengikuti aturan yang ada dan mengajukan permohonan agar hotel dapat kembali untuk dibuka, kami akan melakukan penilaian kembali. Kami juga akan terus melakukan pengawasan ke hotel lain, termasuk ke hotel berbintang," kata dia.

Pemilik Sempat Dipanggil

Pengelola Hotel Daya Prima, Dadan (42) mengaku bahwa dirinya menerima atas penutupan yang dilakukan oleh pihak terkait di tempatnya bekerja. Sebagai pengelola, menurutnya ia tidak bisa melawan aparat.

Dadan mengaku bahwa sebelum tempatnya ditutup, pihaknya sempat mendapat peringatan dari dinas terkait dan meminta pemilik datang untuk dibina.

"Karena yang punya tidak datang ketika dipanggil, ya sudah," kata dia.

Disinggung terkait kerap digunakannya hotel sebagai tempat prostitusi, Dadan mengungkapkan bahwa pihaknya tidak pernah menjual perempuan kepada tamu hotel, dan hanya menyediakan tempat saja. "Dia (tamu) bawa sendiri (pasangannya)," ungkapnya.

Dengan ditutupnya hotel yang dikelolanya, Dadan mengaku belum bisa menentukan langkah apa yang akan diambil dan menyerahkan hal tersebut kepada pemilik. Menurutnya, hal tersebut menjadi kewenangan pemilik, termasuk jika harus dijual sekalipun.

Widia (35), warga yang tinggal sekitar hotel mengaku sangat setuju dengan langkah Pemerintah Kota Tasikmalaya dalam memberantas prostitusi. Namun langkah penutupan hotel tidak disetujuinya karena warungnya dipastikan akan sepi.

“Warung kami ramai dari pengunjung hotel. Kita juga gak tau kalau yang masuk hotel itu mau prostitusi," katanya.

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.