Diduga hendak lakukan kampanye terselubung, dua orang sempat ditangkap di TPS Bekasi
Satu orang diciduk di sekitar TPS 6, Kelurahan Kaliabang Tengah, Bekasi Utara. Selain itu, seorang perempuan juga diciduk di TPS 9, Kelurahan Mustikajaya, Kecamatan Mustikajaya. Keduanya tidak diproses hukum karena belum sampai melakukan kampanye terselubung.
Dua orang di Bekasi sempat ditangkap, diduga lakukan pelanggaran pidana Pilkada
Ketua Panwaslu Kota Bekasi, Novita Ulya Hastuti mengatakan, dua orang sempat diciduk karena diduga melakukan pelanggaran tindak pidana Pilkada ketika proses pencoblosan berlangsung pada Rabu (28/6). Namun, keduanya tidak sampai diproses hukum.
"Keduanya belum sampai melakukan, dan belum ada yang terpengaruh," kata Novita di Bekas, Kamis (28/6).
Novita mengatakan, satu orang diciduk di sekitar TPS 6, Kelurahan Kaliabang Tengah, Bekasi Utara. Pria berinisial M itu diduga masih melakukan kampanye meskipun sudah memasuki tahapan pencoblosan.
"Modusnya membaca koran di lokasi orang-orang menuju ke TPS," kata Novita.
Dia mengatakan, M memperlihatkan visi dan misi pasangan Calon Wali Kota Bekasi dan Wakil Wali Kota Bekasi nomor urut 2 Nur Supriyanto-Adhy Firdaus di koran yang dibacanya. Niatnya agar calon pemilih terpengaruh dengan visi dan misi yang ditunjukkan tersebut.
"Ada orang yang melihat, lalu dilaporkan kepada petugas di TPS, kemudian dibawa ke kantor polisi," kata Novita.
Menurut Novita, M adalah koordinator saksi pasangan nomor 2 untuk pemilihan Wali Kota Bekasi. M tak sampai diproses hukum karena baru akan melakukan kampanye terselubung. Namun keburu ditangkap.
Selain di Bekasi Utara, seorang perempuan juga diciduk di TPS 9, Kelurahan Mustikajaya, Kecamatan Mustikajaya. Menurut dia, perempuan berinisial A itu mengajak calon pemilih untuk memilih pasangan nomor urut 2 yang diusung oleh PKS-Gerindra.
"Di sini juga tidak sampai diproses hukum, karena baru sebatas percobaan, namun sudah ditangani petugas," katanya.
Baca juga:
Quick Count Pilwalkot Bekasi: Rahmat Effendi tinggalkan jauh Nur Supriyanto
Quick count Pilwalkot Bekasi versi SMRC: Rahmat-Tri 67%, Nur-Adhy 32%
Polda Metro Jaya didesak segera periksa Cawalkot Bekasi Rahmat Effendi
Data e-KTP lebih banyak dari DPT, KPUD Bekasi yakin surat suara tidak kurang
Siaga 1, polisi ancam tembak di tempat buat perusuh Pilkada Bekasi
Pilkada Bekasi, polisi waspadai aksi teror usai vonis Aman Abdurahman