LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Diduga hendak begal tukang ojek, Mr X tewas dibakar massa

Tragisnya, tubuh terduga pelaku begal itu dijadikan warga sebagai api unggun.

2015-09-23 15:05:23
Begal Dibakar
Advertisement

Diduga hendak membegal seorang tukang ojek, pria tanpa identitas (Mr X), tewas mengenaskan usai dibakar massa. Tragisnya, tubuh terduga pelaku dijadikan warga sebagai api unggun.

Peristiwa itu terjadi saat terduga pelaku berpura-pura menumpang ojek milik korban, Rahmat Effendi (34) untuk diantar ke sebuah lokasi, Selasa (22/9) malam. Saat melintas di kawasan sepi dan gelap, tepatnya di daerah Lebak Burun, Talang Betutu, Palembang, terduga pelaku membalsem mata korban.

Sontak, korban yang tinggal di Jalan Serasi, Perum Mega Asri, Talang Kelapa, Banyuasin, itu, menghentikan sepeda motornya. Dalam kondisi mata pedih, korban berusaha melawan hingga betis kakinya mengalami luka sabetan pisau milik pelaku.

Advertisement

Beruntung, ada warga yang kebetulan melintas dan menyelamatkan korban. Puluhan warga datang ke lokasi dan langsung menggebuki pelaku. Kemudian, warga menumpukkan kayu-kayu ke tubuh pelaku seperti api unggun. Terduga dibakar massa.

"Kami emosi dengan begal. Kami bakar saja sampai mati," ungkap saksi mata, Harsono (35), Rabu (23/9).

Setelah 30 menit api membakar tubuh pelaku hingga tewas, polisi baru tiba ke lokasi. Polisi sempat menyiramkan air rawa-rawa untuk memadamkan api. Sementara tubuh pelaku menjadi hitam mengenaskan.

Advertisement

Kanit Reskrim Polsek Sukarami Palembang Iptu Herry mengatakan, pihaknya sulit mengungkap identitas pelaku karena sudah tidak bisa dikenali lagi. Jasad pelaku dibawa ke kamar mayat Rumah Sakit Moehammad Husin (RSMH) Palembang untuk keperluan autopsi.

"Kami belum bisa menyebut itu begal atau bukan. Kami masih periksa saksi, untuk pembuktiannya," ujarnya.

"Kami minta warga tidak main hakim sendiri jika menangkap pelaku begal, apalagi belum jelas kebenarannya," pungkasnya.

(mdk/hhw)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.