Diduga flu burung, Puluhan unggas di Bukit Menoreh mati mendadak
Puluhan unggas itu sebelum mati mengalami pembengkakan pada beberapa bagian tubuhnya.
Diduga terkena virus flu burung, dalam dua hari terakhir, puluhan unggas milik Zaefudin Zuhri, warga lereng Bukit Menoreh, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, ditemukan mati secara mendadak. Karena takut akan dugaan flu burung itu, berbagai unggas milik Zuhri yang terdiri dari dari bebek, ayam kalkun, ayam kampung, ayam bangkok dan mentok, yang ditemukan mati itu pun langsung dibakar dan dikubur olehnya.
Saat dihubungi merdeka.com, Zuhri mengaku jika puluhan unggasnya itu sebelum mati mengalami pembengkakan pada beberapa bagian tubuhnya.
"Saya melihat dua hari yang lalu, ada semacam bengkak merah-merah dibeberapa bagian unggas seperti kepala, leher, sayap dan tubuh unggas saya. Eh, ternyata dua hari kemudian banyak unggas saya yang mati," ujar Zuhri, Senin (20/9).
Sementara, beberapa unggas hidup miliknya yang masih hidup namun sudah mengalami pembengkakan berwarna biru dan kemerah-merahan di beberapa bagian tubuh seperti bagian kepala, langsung dipisahkannya dari unggas yang mati.
"Langsung saya pisahkan, dan kemudian saya melapor ke Dinas Peternakan Kabupaten Magelang," ungkapnya.
Sampai sore ini, beberapa petugas Dinas Peternakan Kabupaten Magelang, Jawa Tengah pun masih melakukan upaya pemeriksaan dan pengecekan, untuk memastikan apakah puluhan unggasnya yang mati tersebut akibat terserang virus flu burung atau bukan.
Baca juga:
Cerita Toni dan anaknya diduga suspect flu burung dari burung hantu
Ribuan burung ditemukan mati misterius di pantai Chile
Seorang wanita Cina meninggal karena virus flu burung terbaru!
Kenapa virus flu burung H7N9 bisa menyebar dengan cepat?
Lima epidemi di abad milenium paling mematikan sejagat