LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Diduga anak jadi korban pembunuhan, ibu ini tak lelah cari keadilan

Murniyah terus berupaya semaksimal mungkin untuk mencari keadilan atas kematian putranya, Bagus Dwiyanto (20), setahun silam yang diduga meninggal secara tidak wajar. Bagus anak Murniyah ditemukan di Sungai wilayah Desa Keraton, Kecamatan Krian, Sidoarjo, Jawa Timur.

2017-08-05 02:00:00
Sidoarjo
Advertisement

Murniyah terus berupaya semaksimal mungkin untuk mencari keadilan atas kematian putranya, Bagus Dwiyanto (20), setahun silam yang diduga meninggal secara tidak wajar. Bagus anak Murniyah ditemukan di Sungai wilayah Desa Keraton, Kecamatan Krian, Sidoarjo, Jawa Timur.

Upaya mencari keadilan itu dengan mendatangi Mapolresta Sidoarjo. Ibu tiga anak itu datang sekitar pukul 09.00 WIB dengan didampingi Sumardi, penasihat hukum. Setiba di lokasi, keduanya langsung menuju ruang Satreskrim Polresta Sidoarjo.

"Kami ke sini untuk menanyakan perkembangan perkara pembunuhan Bagus Dwiyanto, putra dari Ibu Murniyah, yang pada waktu itu mayatnya ditemukan di sungai wilayah Polsek Krian," ujar Sumardi, Jum'at (4/8).

Sumardi menjelaskan, sebelum korban meninggal dunia, korban bersama beberapa temannya sedang mengendarai motor diantaranya Wanto untuk berangkat menonton hiburan konser musik di sekitar Balongbendo.

Namun, motor yang dikendarai itu dengan kecepatan kencang, korban pun tiba-tiba menabrak sebuah kios bensin. Apesnya, ketika jatuh itulah korban dan temannya Wanto dipukuli oleh sekelompok anak muda dan warga.

Korban yang ketakutan akhirnya lari dan dikejar hingga masuk ke sungai. "Korban waktu masuk di sungai sudah minta tolong. Namun, orang yang menghajarnya itu justru melempar dengan batu, dan tidak memberikan pertolongan," terangnya.

Hingga akhirnya, pemuda asal warga Desa Wonokarang, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo itu ditemukan tewas pada Senin, pagi tanggal 12 September 2016 silam. Kejadian itu, Sumardi mengklaim banyak saksi yang mengetahui, termasuk teman dan beberapa warga yang berada dilokasi tersebut.

"Meskipun begitu, kasus dialami kliennya itu seperti berjalan ditempat, ini sudah hampir satu tahun belum ada perkembangan," ujarnya.

Secara terpisah, Kasatreskrim Polresta Sidoarjo Kompol M. Harris mengatakan, pihaknya masih mendalami terkait kasus dugaan adanya penganiayaan sebelum meninggal dunia. "Ini masih kami dalami," ujarnya saat dikonfirmasi wartawan.

Harris mengaku selama ini pihaknya sudah berupaya semaksimal mungkin untuk mengungkap adanya dugaan penganiyaan sebelum meninggalnya korban yang ditemukan meninggal dunia di sungai wilayah Krian itu.

"Kami sudah maksimal, kendala kami karena tidak ada orang yang mau dimintai keterangan," tutupnya.

Baca juga:
Dihukum 8 tahun atas pencabulan, Ribut cengengesan di depan hakim
Berseragam polisi dan berpistol mainan, Mufido tipu warga Krian
Coba kabur, kurir narkoba jaringan lapas di Sidoarjo tewas ditembak
Puluhan imigran Iran di Sidoarjo demo tuntut hak nikah dan belajar
Empat Calhaj asal Sidoarjo batal berangkat ke tanah suci

(mdk/msh)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.