LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Didik Mukrianto: 57 Kepala Daerah akan Diberi Penghargaan di HUT ke-62 Karang Taruna

Menurut dia, lahirnya Karang Taruna dilatarbelakangi oleh keprihatinan dan keterpanggilan sosial.

2022-11-29 23:01:40
Karang Taruna
Advertisement

Pengurus Nasional Karang Taruna menggelar rapat kerja nasional (Rakernas) sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 dalam acara bulan Bakti Karang Taruna Nasional di Kota Solo, Jawa Tengah. Kegiatan digelar pada Selasa-Kamis, 29 November sampai 1 Desember 2022. Hadir dalam acara tersebut Gibran Rakabuming Raka.

Ketua Umum Pengurus Nasional Karang Taruna, Didik Mukrianto menjelaskan rangkaian kegiatan ini akan dihadir sejumlah kepala daerah. Karena, akan ada penghargaan kepada 57 kepala daerah yang begitu besar kecintaan dan kepeduliannya terhadap kegiatan sosial Karang Taruna.

“Pemberian penghargaan Satyalancana Aditya Karya Mahatva Yodha kepada Gubernur, Bupati/Wali kota, pemimpin dan tokoh se-Indonesia di Balai Kota Surakarta, yang selama ini peduli terhadap Karang Taruna serta memberikan karya bakti, pengabdian sosial bersama-sama Karang Taruna,” kata Didik, dalam keterangan resmi, Selasa, (29/11).

Advertisement

Anggota DPR RI ini mengatakan, Pengurus Nasional Karang Taruna akan merilis market place dan ekonomi kreatif Karang Taruna yang diberi nama katarina market place dan kopi katarina.

“Kami harapkan penghargaan ini mampu menumbuhkembangkan sikap keteladanan, kejuangan dan motivasi dalam meningkatkan karya bakti dan pengabdian sosial untuk bangsa, negara dan masyarakat,” jelasnya.

Advertisement

Dia menambahkan Karang Taruna adalah Organisasi Sosial Kepemudaan yang independen, lahir pada 26 September dari oleh dan untuk masyarakat.

Menurut dia, lahirnya Karang Taruna dilatarbelakangi oleh keprihatinan dan keterpanggilan sosial.

“Karena banyaknya anak yatim piatu yang putus sekolah, dan banyaknya generasi muda yang menyandang permasalah sosial. Harapan saya, anggota Karang Taruna terus menjadi moral force, sosial control dan agen perubahan yang baik untuk bangsa ini,” imbuhnya.

(mdk/ray)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.