LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Dibujuk turun, pocong malah nekat sampai puncak SUTET

"Saya nggak mau turun. Semuanya jahat," tutur Agustinus

2013-01-31 21:38:22
Pocong Palsu
Advertisement

Agustinus Worowuli saat ini sudah sampai di puncak SUTET yang berada di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat. Sebelumnya, Agustinus sempat dibujuk untuk turun oleh petugas polisi dan dua pengacaranya Ester serta Jonner.

Namun, Agustinus menolak bujukan tersebut. "Kita ditimpuki kayu tadi di atas," ujar salah satu kuasa hukum Agustinus, Jonner Sipangkar saat ditemui di lokasi, Kamis (31/1).

Menurut Jonner, selain ditimpuki kayu, Agustinus juga terus memanjat tower. "Tadi saya sudah bicara, tapi dia malah makin naik ke atas lagi. Mungkin juga dia sudah nggak kenal saya karena kan kondisinya gelap," ujar Jonner Sipangkar, kuasa hukum Agustinus saat kasus pidana pembakaran ban di Sesneg.

Akhirnya, keempat orang yang berupaya bernegosiasi pun turun. Kemudian, salah satu saudara Agustinus yang sama-sama berasal dari Flores Tengah mencoba membujuknya melalui telepon. Namun, Agustinus tetap menolak turun. Agustinus bahkan menganggap semua orang yang berada di bawah jahat.

"Saya nggak mau turun. Semuanya jahat," tutur saudara Agustinus, yang juga bernama Agustinus seraya menirukan percakapannya via telepon.

Sementara itu, Jonner Sipangkar mengatakan bahwa Agustinus tidak akan turun dari tower sebelum rekannya yang berjumlah 3 orang dibebaskan.

"Saya tetap ingin di atas sampai tiga orang teman saya dibebaskan. Karena mereka tidak bersalah. Bahkan, jika saya mati karena jatuh dari sini saya akan merasa lebih terhormat," ujar Jonner menirukan ucapan Agustinus melalui telepon.

Sebelumnya, pagi tadi Agustinus menuntut untuk bertemu komisi III DPR, namun setelah dipenuhi dirinya kembali menuntut untuk bertemu seorang pengacara bernama Ester.

Setelah ditemui Ester, Agustinus pun tetap tidak mau turun. Akhirnya dilakukan perbincangan melalui telepon, dan agustinus melemparkan sejumlah berkas terkait kasus sengketa lahan di Surabaya beberapa waktu silam.

Sementara itu, terkait 3 orang rekannya yang berada di rutan Salemba, ialah terkait kasus penyerobotan tanah yang di Surabaya.

Kala itu, agustinus mengadu ke komnas HAM kemudian tidak dilayani dan akhirnya dirinya membakar ban. Namun, api tersebut mengenai sebuah mobil. Hal tersebutlah yang membuat tiga rekannya mendekam di rutan salemba atas tuduhan pengerusakan.(mdk/ian)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.