LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Dibui, mantan Bupati Jembrana ngaku masih mau nyalon lagi

"Saya siap bertarung di pilkada Jembrana nanti. Meskipun hanya dalam posisi wakil bupati," kata Winasa.

2015-04-16 19:37:50
Pilkada
Advertisement

Mantan Bupati Jembrana selama dua periode, I Gede Winasa mengaku akan kembali berjuang di ajang pilkada 2015 Jembrana. Padahal dirinya masih menjalani kurungan penjara, dan kini kembali dijerat sebagai tersangka kasus perjalanan dinas.

"Lho kok tidak boleh. Dulu saya sebagai bupati, kalau sekarang nyalon sebagai wakil bupati, bisa kan," ucap pria yang akrab disapa Pak De, Kamis (16/4) di Jembrana.

Pernyataan mengejutkan ini diungkapkannya saat dirinya ditetapkan sebagai tersangka kasus perjalanan dinas, dan sedang dilakukan pemeriksaan oleh penyidik Polres Jembrana.

"Saya siap bertarung di pilkada Jembrana nanti. Meskipun hanya dalam posisi wakil bupati," tegasnya.

Menurutnya, untuk memajukan Jembrana dan mensejahterakan masyarakat dirinya tidak mesti harus menjadi Bupati Jembrana. Menjadi wakil bupati juga menurutnya tidak masalah. Namun yang jelas menurutnya jika ada kesempatan untuk itu, dirinya pasti akan maju di pilkada nanti.

Untuk tujuannya ini, menurut Winasa bukan hanya sekedar mencari jabatan, tapi ingin mengembalikan Kabupaten Jembrana, sebagai daerah yang menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia.

"Meskipun saya ada di Rutan, tapi sudah banyak partai politik yang datang ke saya untuk berkomunikasi terkait pencalonan dalam pilkada nanti," katanya.

Dirinya juga optimis, meskipun sedang berada di penjara, pergerakan roda politik akan diaturnya dari dalam jeruji sel Rutan Negara, di Jembrana.

"Untuk memuluskan langkah saya sebagai calon wakil bupati, telah mengupayakan langkah hukum agar segera bebas, dan bisa mencalonkan diri di pilkada nanti," ucapnya.

Disinggung dua kasus lainnya yaitu dugaan korupsi anggaran perjalanan dinas dan pemberian beasiswa kepada mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Teknik Jembrana (Stitna), dimana ia sudah ditetapkan sebagai tersangka, Winasa mengatakan, hal itu tidak akan menghalangi dirinya untuk tetap maju dalam pilkada.(mdk/hhw)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.