Dibantu warga, suami di Palembang gerebek istri diduga kumpul kebo
Rameriyadi mendapat telepon dari adiknya bahwa istrinya tidak pulang sejak dua hari. Dia curiga dan akhirnya meminta bantuan ketua RT dan warga setempat untuk melakukan penggerebekan. Warga memutuskan masuk ke dalam rumah dengan cara mendobrak pintu. Dugaan benar, di dalam rumah RA ada EFR istri Rameriyadi.
Puluhan warga Komplek Perumnas Sako Palembang menggerebek pasangan yang diduga kumpul kebo. Keduanya langsung digiring ke kantor polisi oleh warga bersama suami pelaku.
Kedua pelaku adalah seorang lelaki berinisial RA (30) dan wanita inisial EFR (29). EFR adalah istri Rameriyadi (44) yang menjadi pelapor ke SPKT Polresta Palembang, Sabtu (11/2).
Informasi dihimpun, penggerebekan itu bermula ketika Rameriyadi mendapat telepon dari adiknya bahwa istrinya tidak pulang sejak dua hari. Lalu, dia mendatangi rumah pelaku RA, Sabtu (11/2) dini hari.
Rameriyadi meminta bantuan ketua RT dan warga setempat untuk melakukan penggerebekan. Begitu tiba di rumah, warga tidak diperkenankan masuk oleh pemiliknya. Setelah tiga jam menunggu, warga memutuskan masuk ke dalam rumah dengan cara mendobrak pintu. Dugaan benar, di dalam rumah RA ada EFR istri Rameriyadi.
"Saya heran kenapa istri saya tidak pulang-pulang, ternyata selingkuh, malah kumpul kebo dengan laki-laki lain," ungkap Rameriyadi.
Dia mengaku telah lama mencurigai ada sesuatu yang disembunyikan istrinya selama ini. Kecurigaan juga dikuatkan dengan hubungan akrab antara istrinya dan pelaku RA.
"Pas saya datangi, istri saya ada di rumahnya. Curiga saya selama ini terjawab semua," ujarnya.
Pelaku RA membantah berbuat mesum dengan istri korban. Pada malam penggerebekan, mereka tidak tidur seranjang dan berbuat mesum.
"Saya tidur di kamar sendirian, dia (EFR) sama ibu saya di kamar lain, kami tidak macam-macam," kata dia.
Sementara EFR berdalih tak sengaja menginap di rumah laki-laki itu. Awalnya, dia jalan-jalan ke salah satu mal dan takut pulang karena kemalaman.
"Sudah malam, takut dibegal, makanya nginap di sana (rumah RA)," kilahnya.
Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Maruly Pardede mengatakan, kedua terlapor sedang diperiksa termasuk sejumlah saksi. "Keduanya diserahkan warga bersama suami pelaku. Kasus ini masih kita dalami," ucapnya.
Baca juga:
Ogah tanggung jawab, siswa ini malah coba bunuh pacarnya yang hamil
Kesal putrinya dibawa kabur, Atjong tembak Diki bertubi-tubi
Ibu di Medan histeris pergoki putrinya kumpul kebo
5 Remaja tepergok satu kamar, ditemukan kondom dan obat kuat
Terlalu semangat ciuman, wanita AS gigit putus lidah kekasihnya