Diantar ratusan pendukung, Bima Arya daftar Pilwakot Bogor ke KPUD
Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto-Dedie A Rachim tiba di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor, Rabu (10/1). Keduanya mendaftar sebagai peserta Pilkada Kota Bogor. Pasangan ini juga membawa sejumlah dokumen sebagai syarat pendaftaran.
Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto-Dedie A Rachim tiba di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor, Rabu (10/1). Keduanya mendaftar sebagai peserta Pilkada Kota Bogor. Pasangan ini juga membawa sejumlah dokumen sebagai syarat pendaftaran.
Keduanya berangkat dari kediaman Bima Arya di Pendopo 6, Perumahan Baranangsiang Indah, Kelurahan Katulampa, Bogor Timur, setelah pamit dan meminta restu kepada orang tua masing-masing.
Tiba di Kantor KPU Kota Bogor, Bima-Didie yang mengenakan kemeja bercorak kotak-kotak itu disambut oleh pendukungnya sambil membawa spanduk bergambar keduanya.
Meski diantar ratusan pendukung, petugas KPU hanya memperbolehkan sekitar 10 pendukung setiap pasangan masuk ke ruang pemeriksaan berkas.
Bima mengaku, memilih mantan Direktur Pembinaan Jaringan dan Kerja Sama Antar Komisi dan Instansi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Dedie A Rachim, untuk memperbaiki birokrasi di Pemkot Bogor.
Bima berharap, ketika terpilih kembali menjadi wali kota, dapat meneruskan pekerjaan yang belum selesai pada periode pertama.
"Ketika saya menentukan pilihan Kang Dedie, itu murni karena petunjuk Allah. Insya Allah, kita ada di sini karena petunjuk Allah," kata Bima di kediaman.
Pasangan Bima-Dedie diusung koalisi besar gabungan PAN, Demokrat, Hanura, Golkar, dan NasDem serta dua partai pendukung yaitu PBB dan Perindo.
Baca juga:
Sebelum daftar ke KPU, Bima Arya-Dedie Rachim sungkem ke orangtua
Diantar Fadli Zon, Ade Yasin-Iwan mendaftar ke KPU Kabupaten Bogor
Ambisi pejabat KPK jadi kepala daerah
Cerita dan pengakuan Direktur KPK dipilih dampingi Bima Arya di Pilkada Kota Bogor
Pinang pejabat KPK dampingi Bima Arya, PAN segera komunikasikan dengan Gerindra-PKS