LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Di UIN Ar-Raniry Aceh, mahasiswi bercadar banyak asal Malaysia

Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, Banda Aceh tidak melarang dan tidak menganjurkan mahasiswi untuk menggunakan cadar. Mereka semua diizinkan menggunakan cadar selama tidak menimbulkan persoalan.

2018-03-09 09:52:07
Larangan Bercadar
Advertisement

Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, Banda Aceh tidak melarang dan tidak menganjurkan mahasiswi untuk menggunakan cadar. Mereka semua diizinkan menggunakan cadar selama tidak menimbulkan persoalan.

Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Farid Wajdi Ibrahim MA menegaskan, bagi mahasiswi hanya dianjurkan untuk menggunakan pakaian sopan dan standar Islami.

"Sebagai lembaga kode etik mahasiswa itu aturannya tertulis, di mana mereka harus menggunakan pakain yang sopan, kalau yang ketat atau kain tipis atau menyerupai pakaian laki-laki bagi perempuan itu melanggar kode etik dan kita melarangnya," kata Farid, Jumat (9/3) di Banda Aceh.

Advertisement

Menurut Farid, mahasiswi yang banyak menggunakan cadar di UIN Ar-Raniry berasal dari Malaysia. Pihak kampus selama ini tidak pernah melarang mereka menggunakan pakaian seperti itu, selama tidak menimbulkan masalah.

Menanggapi pendataan mahasiswi menggunakan cadar yang dikeluarkan oleh UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Farid mengatakan ada sejumlah pertimbangan dan filosofi yang tidak diketahui oleh publik. Meskipun hingga sekarang tidak ada aturan yang melarang wanita menggunakan cadar.

"Kalau tidak ada api mana ada asap, mungkin ada sesuatu hal yang bisa membawa efek buruk bagi mahasiswa di sana ketika memakai cadar," jelasnya.

Advertisement

Kata Farid, larangan yang dikeluarkan kampus tersebut, jangan-jangan memang ada kaitannya dengan radikalisme yang masuk kampus. Apa bila dibiarkan dan tidak dicegah secepatnya, maka akan berbahaya. "Tetapi kalau memang tidak ada, enggak mungkin larangan itu keluar," ungkapnya.

Oleh karena itu, Farid meminta semua pihak untuk mencegah paham radikalisme dengan cara memupuk ilmu agama yang baik dan benar. Serta memperkokoh keimanan dan terus bertakwa kepada Allah SWT.

Baca juga:
Polemik mahasiswi bercadar di kampus dan kebijakan penuh prasangka
Zulkifli sesalkan ada larangan penggunaan cadar di kampus
Menristek Dikti soal larangan bercadar: Itu urusannya kampus
Menristek Dikti soal larangan bercadar: Itu urusannya kampus
Bamsoet nilai larangan mahasiswi bercadar berpotensi langgar konstitusi
Ormas Islam datangi UIN Yogya sampaikan keberatan larangan mahasiswi bercadar
Menteri Nasir sebut radikalisme di kampus relatif menurun

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.