Di UGM, Jokowi curhat dulu dimarahi & dibentak dosen pembimbing skripsi
Presiden Joko Widodo mengunjungi tempat kuliahnya dulu di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada. Kunjungan Jokowi ini dalam rangka hadir di perayaan Dies Natalis UGM ke-68.
Presiden Joko Widodo mengunjungi tempat kuliahnya dulu di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada. Kunjungan Jokowi ini dalam rangka hadir di perayaan Dies Natalis UGM ke-68.
Sebelumnya, Jokowi sempat memberikan kuliah umum pada civitas akademika UGM di Gedung Graha Sabha. Saat berkunjung ke Fakultas Kehutanan, Jokowi sempat menceritakan kenangannya semasa masih menjadi mahasiswa. Jokowi mengisahkan jika dirinya semasa mengerjakan skripsi pernah dimarahi oleh dosen pembimbingnya.
"Dosen pembimbing saya Bapak Kasmujo. Beliau itu waktu membimbing saya, seingat saya galak sekali," ujar Jokowi yang kemudian disambut tawa oleh civitas akademika Fakultas Kehutanan UGM, Selasa (19/12).
Skripsi Jokowi ©2017 Merdeka.com
Jokowi menuturkan saat skripsi dirinya mengambil tema tentang teknologi kayu. Lewat skripsi itu dan di bawah bimbingan Kasmujo, Jokowi pun berhasil meraih gelar sarjananya.
"Saya masih ingat dulu maju (bimbingan) dibentak lalu maju lagi. Maju dibentak lagi. Kok galak sekali pikir saya," kenang Jokowi.
Jokowi menceritakan dirinya merupakan angkatan tahun 1980 di Fakultas Kehutanan. Saat kuliah, Jokowi mendapatkan nomor mahasiswa 1981. Semasa kuliah, Jokowi memiliki cita-cita setelah lulus ingin menjadi pegawai di Perhutani.
"Cita-cita saya inginnya jadi pegawai Perhutani. Saya daftar tapi enggak diterima. Diterimanya jadi presiden. Dulu daftar enggak diterima. Apa (saya) bodoh banget pikir saya. Apa banyak (pendaftar) titipan. Saya jadi berpikir jelek waktu itu. Tapi ya sudah. Sudah garis dan kehendak Allah," tutup Jokowi.
Baca juga:
Kunjungi Fakultas Kehutanan UGM, Jokowi kenang nomor mahasiswa 1681
Kenang masa kuliah, Jokowi bilang 'dulu saya gondrong & pakai celana cutbray'
Jokowi: Saya kadang heran banyak orang meributkan pembangunan jalan tol
Cerita Jokowi kenang kegagalan masuk Perhutani
Resmikan Tol Surabaya-Mojokerto, Jokowi ingin Merak-Banyuwangi terhubung tol di 2019