LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ditolak perusahaan daring, Triyono buka usaha ojek khusus difabel

Triyono berhasil merintis usaha ojek roda tiga yang diberi nama Difa City Tour and Transport.

2016-03-11 17:03:05
Kisah Inspiratif
Advertisement

Triyono (34), seorang penyandang difabel, warga Krajan, Kecamatan Godean Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta berhasil merintis usaha ojek roda tiga yang diberi nama Difa City Tour and Transport.

Ide tersebut muncul saat para difabel di Yogyakarta ingin menjadi pengemudi jasa ojek online yang ada di Yogyakarta di tolak.

"Saat penyandang difabel tersebut menghubungi pihak managemen, ternyata diperoleh jawaban bahwa perusahaan tidak bisa menerima, karena dinilai tidak sesuai dengan standar driver atau pengemudi ojek," kata Troyono, Jumat (11/3).

Atas jawaban itu, sambung Triyono, dirinya kemudian mencoba mencari solusi dengan membuat sistem ojek sendiri. untuk biaya operasional, dirinya berkeliling perusahaan untuk meminta bantuan Corporate Social Responsibility (CSR).

"Selama ini bantuan yang biasanya diberikan kepada difabel hanya bersifat sesaat. Tanpa memikirkan fungsi, bantuan dapat menjadi alat untuk mencari pendapatan. Saya berkeliling keluar masuk perusahaan untuk mencari bantuan. Saya ingin bantuan yang berikan bukan untuk sesaat, tetapi berguna untuk mencari pendapatan teman-teman difabel," paparnya.

Triyono mengatakan, setelah mendapat bantuan CSR, dirinya kemudian merancang model kendaraan ojek roda tiga yang nyaman dan aman bagi penumpang maupun pengemudinya.

"Setelah saya dapat rancangannya dan menemukan bengkel yang bisa membuat. Kami langsung membuat 20 unit ojek roda tiga. Semuanya gratis untuk teman-teman difabel yang ingin menjadi pengemudi ojek," ucap Triyono.

Ojek roda tiga Difa City Tour and Transport ini semua dioperasionalkan para kaum difabel, sebagai salah satu solusi untuk meningkatkan perekonomian.

Sampai saat ini dirinya masih mencari sponsor untuk menambah armada. Sebab jumlah kaum difabel di Yogyakarta ada ribuan, namun saat ini baru tersedia 20 ojek roda tiga. Sehingga masih banyak yang menunggu untuk mendapatkan armada.

"Yang sudah ada dan mulai berjalan sekarang 20 armada, masih banyak yang antri menunggu. Saya masih mencari lagi sponsor jadi nanti logo perusahaan bisa dipasang di ojek dan jaket," ujarnya.

Dari 20 armada ojek roda tiga ini, sudah mulai beroprasi di Yogyakarta sejak 2015. Tarif setiap penggunaan Ojek Difa ditentukan oleh jauh atau dekat jarak yang ditempuh.

"Kami menggunakan sistem jauh dekat, nego. Jadi ada komunikasi aktif antara pengemudi dengan penumpang. Intinya bisa buat bensin dan tidak rugi," jelas Triyono seperti dilansir Antara.

Triono mengklaim, Ojek Difa merupakan ojek roda tiga satu-satunya di Indonesia bahkan dunia.

"Kami harapkan munculnya Difa bisa menginspirasi para difabel di kota-kota yang lain untuk melakukan hal yang sama, sehingga difabel bisa mendapat penghasilan yang lebih besar dari sebelumnya," pungkasnya.

Baca juga:
Mifta dulu cuma lulus SD, kini merawat 7 pasien di yayasan sosial
Para TKI berjiwa sosial tinggi, pulang kampung bantu sesama
Ogah diberi uang, gelandangan ini sodorkan surat lamaran kerja
Bikin mata berkaca-kaca, lima kisah pengorbanan anak demi ayah
Penjahat paling ganteng sedunia kini bebas, bakal jadi model

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.