Di Sela-Sela Pencarian Sriwijaya Air, Tim SAR Salat Jumat di KRI Rigel
Musibah itu di antaranya yang masih dirasakan saat ini, yakni pandemi COVID-19. Selain itu, Sudirman juga mengajak jemaah untuk mendoakan korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air.
Tim SAR TNI Angkatan Laut menggelar Salat Jumat di KRI Rigel-933 di sela-sela pencarian Cockpit Voice Recorder (VCR) pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di Perairan Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Salat Jumat dilaksanakan di geladak buritan KRI Rigel-933 beralaskan kantong jenazah dari PMI sebagai pengganti tikar atau karpet, kemudian dilapisi sajadah di atasnya.
"Salat Jumat kali ini berbeda, karena diikuti oleh para penyelam dan awak media, selain awak kapal yang rutin melaksanakannya," kata Komandan KRI Rigel-933 Letnan Kolonel Laut (P) Jaenal Mutakim, dilansir Antara, Jumat (15/1).
Khatib Salat Jumat Sersan Dua TNI AL Sudirman mengajak jemaah untuk mendoakan kondisi Bangsa Indonesia yang sedang dilanda musibah. Musibah itu di antaranya yang masih dirasakan saat ini, yakni pandemi Covid-19. Selain itu, Sudirman juga mengajak jemaah untuk mendoakan korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air.
Hingga hari ketujuh operasi, komponen rekaman percakapan pilot dengan co-pilot atau Cockpit Voice Recorder (VCR) masih dalam.pencarian.
Sementara pada Selasa (12/1) petang, salah satu bagian dari kotak hitam, yakni Flight Data Recorder (FDR) atau rekaman data penerbangan telah ditemukan tim penyelam dari TNI Angkatan Laut (AL).
Baca juga:
Kabasarnas Pastikan Operasi Pencarian Sriwijaya Air Diperpanjang Sampai Senin
KNKT Berhasil Unduh FDR Sriwijaya Air, Semua Data Kondisi Baik
Tim DVI Serahkan Jenazah Co-Pilot Sriwijaya Air SJ182 Fadly Satrianto kepada Keluarga
Dirut Sriwijaya Air Doa Bersama Keluarga Co-Pilot Diego Mamahit di Bekasi
Operasi Pencarian Sriwijaya Air SJ-182 Diperpanjang 3 Hari