LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Di Sampit, ada pejabat tertular penyakit HIV/AIDS

Di Sampit, ada pejabat tertular penyakit HIV/AIDS. Penyakit HIV/AIDS terus berjangkit di Provinsi Kalimantan Tengah, bahkan sudah ada pejabat tertular penyakit mematikan yang belum ditemukan obatnya itu. Atas alasan itu, KPA Kalteng semakin gencar menggelar sosialisasi mengenai bahaya penyakit tersebut.

2016-10-13 02:11:00
Hiv
Advertisement

Penyakit HIV/AIDS terus berjangkit di Provinsi Kalimantan Tengah, bahkan sudah ada pejabat tertular penyakit mematikan yang belum ditemukan obatnya itu. Atas alasan itu, Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kalteng semakin gencar menggelar sosialisasi mengenai bahaya penyakit tersebut.

"Kenapa kita sosialisikan kepada aparatur sipil negara (ASN), karena terbukti sekarang ASN di lingkup Kalimantan Tengah pejabat eselon II, III, IV, staf, bahkan tukang sapu dan satpam, sudah ada yang terjangkit HIV," kata Sekretaris KPA Kalimantan Tengah William Katopo di Sampit, Rabu (12/10), demikian dilansir Antara.

Tidak disebutkan siapa dan dari daerah mana pejabat tersebut. Namun masalah ini menjadi perhatian serius karena seharusnya ASN menjadi sosok yang membantu pencegahan penularan HIV/AIDS.

Komisi Penanggulangan AIDS gencar melakukan sosialisasi di lingkungan pemerintah daerah. Langkah ini untuk mencegah berjangkitnya penyakit mematikan itu, khususnya di kalangan ASN.

William hadir di Sampit sebagai narasumber sosialisasi bahaya dan pencegahan HIV/AIDS di lingkungan Sekretariat Daerah Kotawaringin Timur. Acara yang dibuka Sekretaris Daerah, Putu Sudarsana itu dihadiri ASN dan tenaga kontrak setempat.

Tak hanya itu, Kalimantan Tengah menjadi tujuan pencari kerja. Ratusan ribu pendatang dari luar daerah dan tidak diketahui siapa serta berapa banyak yang merupakan penderita HIV/AIDS.

"HIV sudah sampai ke desa. Kami juga ada menemukan balita yang terpapar HIV padahal ibunya tidak ke mana-mana. Artinya ada orang terjangkit HIV yang datang ke pedalaman dan menjangkitkan kepada warga pedalaman. Pencegahan dan bahaya HIV harus kita sampaikan kepada semua orang," kata William.

Penularan HIV/AIDS paling tinggi melalui hubungan seksual. Fakta memprihatinkan, penderita yang banyak terpapar adalah kaum ibu yakni sebesar 19,6 persen, sedangkan pekerja seks komersial yang terjangkit HIV/AIDS hanya 7,6 persen.

Hasil survei, Kota Palangka Raya menduduki peringkat teratas terbanyak penderita HIV/AIDS, disusul Kabupaten Kotawaringin Timur. Fakta ini harus menjadi perhatian serius semua pihak untuk ditanggulangi bersama.

"Cara pencegahan yang efektif adalah menghindari tindakan berisiko tinggi yakni seks bebas atau sering berganti-ganti pasangan. Jalankan pola hidup sehat dan periksakan kesehatan secara rutin," kata William.

Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Kotawaringin Timur Asyikin Arpan mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan banyak pihak untuk melakukan sosialisasi bahaya dan pencegahan HIV/AIDS. Sebagian sosialisasi dilakukan di kalangan pelajar dan mahasiswa sebagai pencegahan sejak dini.

"Tahun ini kami bereser ke ASN dan nanti ke seluruh satuan kerja perangkat daerah. Ini sebagai langkah pencegahan supaya jangan sampai lima sampai 10 tahum ke depan ada ASN yang kena HIV/AIDS. Itu pun kalau mau memeriksakan diri," kata Asyikin.

Sosialisasi di kalangan ASN disambut positif peserta yang hadir. Sayangnya, tidak semua ASN yang hadir karena sebagian beralasan sedang menyelesaikan pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan.

Baca juga:
Penularan HIV/AIDS tinggi, Pemkab Purbalingga diminta bikin Perda
PMI temukan kantong darah terkontaminasi virus HIV
22 Gay terinfeksi HIV tersebar di Sukabumi
5 Aksi gila pria tularkan paksa HIV/AIDS ke ratusan wanita
Satu keluarga di Buleleng meninggal karena HIV AIDS

(mdk/tyo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.