LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Di Masa Pandemi, Ulama Tak Pernah Bosan Mendorong Optimisme Umat

Wakil Ketua MPR Ahmad Muzani, menyampaikan betapa besarnya peran alim ulama dalam menghadapi krisis karena Pandemi Covid-19.

2021-04-30 00:44:34
Ahmad Muzani
Advertisement

Wakil Ketua MPR Ahmad Muzani, menyampaikan betapa besarnya peran alim ulama dalam menghadapi krisis karena Pandemi Covid-19. Hal ini disampaikan Ahmad Muzani saat bersilaturahmi dengan para ulama dan habaib se-Jakarta di Masjid Raya Hasyim Asy'ari, Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (29/4).

Kehadiran Ahmad Muzani yang didampingi Anggota DPR Fraksi Gerindra Kamarussamad dari Dapil Jakarta 3 disambut KH Mahfudz Asirun yang juga Ketua Dewan Kemakmuran Masjid Raya Hasyim Asy'ari.

Menurut Muzani, tantangan terbesar di masa Covid-19 adalah kehidupan ekonomi yang lesu. Daya beli masyarakat anjlok dan perdagangan kurang bergairah.

Advertisement

"Situasi ini membawa dampak psikologis bagi umat, yaitu munculnya pesimisme di tengah masyarakat. Di sinilah kita patut bersyukur ada alim ulama yang terus membangkitkan optimisme, bahwa insya Allah Covid-19 akan berakhir. Karena ajaran agama menyatakan setiap penyakit pasti ada obatnya," ujar Muzani.

Menurut Sekjen Partai Gerindra ini dorongan semangat dari para ulama inilah yang membuat umat teguh dalam kesabaran, karena sabar bagian penting yang selalu disampaikan oleh para ulama.

Selain kesabaran, para ulama juga mengajarkan nilai positif dengan tidak berhenti berikhtiar. Walaupun tantangan berat lainnya di era digitalisasi, telah membuka semua akses informasi.

Advertisement

Sehingga apa yang disampaikan para alim ulama, para kyai dan para ustaz, sering berbenturan karena ada paradoks dengan kehidupan nyata.

"Inilah beban berat para ulama, untuk terus dengan sabar membentengi umat dengan panduan ajaran agama, akhlak yang mulia, keteladanan berdasarkan moralitas yang tinggi telah membentuk peradaban ke Indonesiaan," kata Muzani.

Di hadapan sekitar 30 ulama se-Jakarta yang hadir menjelang waktu berbuka puasa, Muzani menyampaikan rasa syukur bahwa para alim ulama terus menjaga Indonesia. Tanpa diminta dari dulu sampai sekarang berkat doa-doa para ulama Indonesia tetap kokoh menghadapi segala tantangan di setiap zaman.

"Inilah sumbangsih besar para ulama dengan telaten, sabar dan ikhlas merajut peradaban ke-Indonesian," tambah Muzani.

Baca juga:
Patuhi Prokes Demi Hindari Tsunami Covid-19 Seperti di India
Ahli Harap Pemerintah Belajar dari India dengan Tidak Gelar Acara Memicu Kerumunan
Jumlah Peserta Piknik Positif Covid-19 di Boyolali Bertambah 19 Orang
Pemprov DKI Temukan Kantor di Jaksel Tetap Buka Meski Pegawai Positif Covid-19
Sebaran Kasus Covid-19 Per 29 April 2021
Satgas Covid-19: Desa Perlu Libatkan RT Awasi Pasien Isolasi Mandiri

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.