LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Di mana peran Sri Mulyani dalam kasus Bank Century?

Dalam dakwaan Budi Mulya tidak ada nama Sri Mulyani yang harusnya bertanggung jawab sebagai ketua KSSK.

2014-03-08 12:33:20
Kasus Century
Advertisement

Wakil Presiden Boediono saat menjabat sebagai gubernur BI disebut sebagai aktor di balik skandal Bank Century. Namun nama Menteri Keuangan yang juga ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) saat kasus ini bergulir, Sri Mulyani tak lagi santer terdengar seperti Boediono.

Pengamat Ekonomi Universitas Indonesia (UI) Faisal Basri meyakini bahwa Sri Mulyani juga ikut bertanggung jawab dalam kasus ini. Apalagi, nama Sekretaris KSSK Raden Pardede juga disebut dalam dakwaan Budi Mulya di persidangan Tipikor.

"Ya harus tahu dan bertanggungjawab penuh, sekretaris kan tugasnya hanya membantu ketua. Yang paling bertanggungjawab ya ketua, ujar Faisal dalam sebuah diskusi di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (8/3).

Sementara Koordinator Investigasi dan Advokasi FITRA Uchok Sky Khadafy menilai bahwa saat ini posisi Sri Mulyani sebagai kunci di KPK. Sebab, kata dia, seluruh data yang ada tentang skandal Century ada di Sri Mulyani yang saat ini menjabat sebagai salah satu direktur di World Bank.

"Pengalaman saya bagaimana KPK melakukan zigzag (dalam mengungkap kasus). Karena Sri Mulyani buat KPK sangat dimanjakan. Bagaimana pun Sri Mulyani salah satu yang bertanggungjawab sehingga bukti, dan data ada ditangan dia," ujar Uchok ditempat yang sama.

Oleh sebab itu, posisi Sri Mulyani saat ini menurut Uchok masih belum disentuh. Namun, dia yakin, pada saatnya nanti, Sri Mulyani juga akan diselidiki lebih dalam oleh KPK.

"Maka ini dikesampingkan dulu. Supaya ini jadi tameng KPK. Ketika ada serangan balik, bukti ini masih hidup," pungkasnya.

Diketahui, nama Boediono disebut 65 kali dalam dakwaan dugaan korupsi Bank Century setebal 183 halaman. Nama Wakil Presiden RI itu disebut secara bersamaan dengan nama Budi Mulya yang disebut kali pertama dalam dakwaan itu.

Kemudian nama Miranda Goeltom disebut 48 kali, Siti Fajriah 110 kali, Budi Rohadi 63 kali, Robert Tantular 40 kali, Raden Pardede 33 kali, dan Sri Mulyani disebut 40 kali.

Dalam dakwaan yang disusun jaksa penuntut umum KPK, Budi Mulya diduga mengorupsi uang senilai Rp 1 miliar dari pemberian FPJP dan penetapan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik.

Budi juga didakwa memperkaya PT Bank Century senilai Rp 1,581 miliar, pemegang saham Bank Century, Hesham Talaat Mohamed Besheer Alwarraq dan Rafat Ali Rizvi Rp 3,115 miliar, dan memperkaya Komisaris PT Bank Century, Robert Tantular Rp 2,753 miliar.

Baca juga:
Timwas Century cari bukti pembicaraan Boediono dengan SBY
4 Fakta di balik bailout Century versi Bambang Soesatyo
SBY harus minta Boediono fokus Century seperti Anas di Hambalang
'Disebut 65 kali, peran Boediono terang benderang di Century'
Disebut di sidang korupsi, Boediono diminta mundur dari Wapres

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.