LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Di Israel, Tantowi Yahya juga melancong ke tempat-tempat suci

"Kita tidak punya hubungan diplomatik, tapi rakyat kita tetap banyak yang ke sana. Jumlahnya sekitar 15.000 pertahun."

2013-06-12 04:05:00
Tantowi Yahya Ke Israel
Advertisement

Anggota Komisi I DPR Tantowi Yahya selama empat hari pergi ke Israel untuk memenuhi undangan Australian-Jewish Association. Meski diundang sebagai pribadi, kepergian Tantowi ke negara Yahudi itu tetap menuai kritik lantaran sikap Indonesia selama ini yang mendukung kemerdekaan Palestina.

Dari tanggal 27 Mei-1 Juni, Tantowi mengaku tidak hanya melakukan diskusi soal perdamaian antara Palestina dengan Israel. Namun, dia juga menyempatkan jalan-jalan ke berbagai tempat suci.

"Selama di sana kami berkunjung ke tempat-tempat suci agama Islam, Kristen dan Yudas," ujar Tantowi kepada merdeka.com, Jakarta, Selasa (11/6).

Politikus Golkar ini juga sadar jika tidak ada hubungan diplomatik antara Indonesia dengan Israel. Soal kunjungan ke Israel, dia mengatakan, tidak sedikit warga negara Indonesia yang suka melancong ke negara Timur Tengah itu.

"Kita tidak punya hubungan diplomatik, tapi rakyat kita tetap banyak yang ke sana. Jumlahnya sekitar 15.000 pertahun untuk kegiatan keagamaan seperti ziarah dan lain-lain," jelasnya.

Diketahui sebelumnya, di tengah dukungan Pemerintah Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina, Tantowi secara tiba-tiba berkunjung ke Israel. Tantowi mengaku diundang secara individu, bukan atas nama parlemen.

"Ya dan saya lima teman lain dari media, perguruan tinggi dan lembaga think tank diundang oleh Australian-Jewish Association berkunjung ke Israel selama 4 hari," kata Tantowi lewat BlackBerry Messenger (BBM) kepada merdeka.com (11/6).

Dalam kunjungan tersebut, politikus Golkar itu dipertemukan dengan petinggi Israel. Mulai dari parlemen, pemerintahan, kalangan kampus, media dan masyarakat biasa.

"Kami diundang untuk mengetahui proses perdamaian dengan Palestina yang sekarang sedang berlangsung," ujar dia.(mdk/ren)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.