Di hadapan ribuan santri, Puti minta generasi muda bawa Madura lebih maju
Puti Pramathana Puspa Seruni Paundrianagari Guntur Soekarno Putri atau lebih dikenal Puti Guntur Soekarno
Puti Pramathana Puspa Seruni Paundrianagari Guntur Soekarno Putri atau lebih dikenal Puti Guntur Soekarno, Calon Wakil Gubernur Jawa Timur yang dipasangkan dengan Saifullah Yusuf, Calon Gubernur Jawa Timur tampil energik dan mempesona hadir di hadapan para santri dan santriwati Pondok Pesantren Syaichona Cholil, Bangkalan.
Dosen tamu Asia Jepang Research Center, Universitas Kokushikan, Jepang memberikan motivasi ribuan santriwati. Putri dari Guntur Soekarnoputra dan Henny Emilia Hendayani berorasi dengan nada tinggi mirip kakeknya Soekarno saat berorasi di depan umum.
"Anak-anakku dari Madura kelak kalian harus menjadi bagian dari kemajuan daerah (Madura) ini. Bermanfaat bagi masyarakat, mengantarkan Madura, untuk menjadi pemenang di kancah global," katanya.
Puti bercerita tentang kehidupan massa kecilnya yang lebih banyak dihabiskan berdekatan dengan neneknya yaitu Fatmawati. Saat kecil dulu ia mengaku sangat dekat neneknya. Dari situ lah, cucu dari sang Proklamator Presiden Indonesia Pertama Soekarno sering memanggil Fatmawati itu dengan sebutan Mbu.
"Dulu saya sangat dekat dengan Ibu Fatmawati. Saya memanggil Ibu Fatmawati dengan sebutan Mbu. Suara beliau sangat merdu saat mengaji Al Qur'an,"kata perempuan yang mengidolakan film Bollywood itu.
Kata Puti, Mbu-nya dulu pernah berpesan kepada dirinya, hidup harus selalu bersyukur menjalani hidup, bahagia, penuh optimisme.
"Nah, kalian (santriwati) yang masih sangat muda ini harus berani berpandangan jauh ke depan, punya visi, dan berani berjuang untuk meraihnya," katanya.
Ia menekankan pentingnya sikap tidak boleh instan dalam menggapai cita-cita. Saat remaja ia harus menabung untuk bisa membeli buku. Meski demikian, ia mengaku Puti diajarkan hidup sederhana dan mandiri sejak kecil.
"Saya harus menabung dari uang jajan untuk membeli buku. Rajinlah membaca. Karena buku pintu untuk kita melihat dunia, memahami situasi, memberi solusi bagi masalah sehari-hari," ucapnya.
Puti berpesan kepada santri dan santriwati untuk pentingnya menjalin silaturahim seluas mungkin. Silaturahim menjadi pintu pembuka bagi lahirnya kesempatan-kesempatan baik.
"Saling silaturahmi atau dalam bahasa zaman now disebut kolaborasi adalah kebutuhan mutlak jika kita ingin berkembang," katanya.
Baca juga:
Gus Ipul: pengembangan Madrasah di Jatim akan ditingkatkan
Gus Ipul optimalkan program untuk wanita single parent
Blusukan ke Pasar Legi Jombang, Puti beli kue kuping gajah
Usai ziarah, Puti di doakan difable jadi Wagub Jatim 2018
GMNI nilai figur Puti bisa satukan suara Marhaen di Jatim
Sowan Gus Sholah, Puti: salam solidaritas ITB dari Bapak saya
Bersama paslon Bupati, Puti mohon doa restu kepada warga Jombang