LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Di hadapan keluarga Intan, Kapolda Kaltim janji usut kasus Oikumene

Di hadapan keluarga Intan, Kapolda Kaltim janji usut kasus Oikumene Kapolda Kalimantan Timur (Kaltim) Irjen Safaruddin mendatangi rumah duka Intan Olivia Marbun (2,5) korban tewas dalam insiden ledakan bom di Gereja Oikumene, Kota Samarinda, Minggu (13/11) kemarin. Olivia tewas akibat mengalami luka bakar yang parah.

2016-11-14 23:23:24
Bom gereja Samarinda
Advertisement

Kapolda Kalimantan Timur (Kaltim) Irjen Safaruddin mendatangi rumah duka Intan Olivia Marbun (2,5) korban tewas dalam insiden ledakan bom di Gereja Oikumene, Kota Samarinda, Minggu (13/11) kemarin. Olivia tewas akibat mengalami luka bakar yang parah.

Di hadapan keluarga Intan, Safaruddin berjanji akan mengusut sampai tuntas pelaku dari insiden tersebut. Bukan hanya itu, dia juga akan mengejar jaringan dari pelaku pengeboman gereja tersebut.

"Kita akan mengusut tuntas pelaku beserta jaringannya," kata Safaruddin di lokasi, Senin (14/11).

Jenderal bintang dua ini berharap cukup Intan yang menjadi korban dari perbuatan kelompok-kelompok yang tidak bertanggung jawab. Dia mengecam aksi brutal tersebut. "Jangan ada lagi korban," pungkas Safaruddin.

Sebelumnya, sebuah ledakan bom terjadi di halaman Gereja Oikumene di Sengkotek, Harapan Baru, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (13/11). Akibat insiden itu, sejumlah bocah mengalami luka serius bahkan ada yang meninggal dunia yaitu Intan Olivia Marbun (2,5).

Intan dinyatakan meninggal lantaran di tubuhnya mengalami luka bakar hingga 70 persen. Selain itu, Intan juga mengalami pembengkakan paru-paru karena menghirup asap saat terjadi ledakan.

Ucapan berbela sungkawa atas kejadian itu terlebih ucapan duka bagi keluarga alamarhum Intan pun terus disampaikan berbagai pihak, termasuk Polri. Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar dengan tegas mengatakan Polri mengutuk tindakan aksi pengeboman gereja tersebut.

"Kami dari Polri turut berduka cita atas terjadinya peristiwa ini dan mengutuk tindakan aksi teror yang dilakukan tersangka," ucap Boy di Gedung Humas Polri.‎(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.