LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Di Command Center Bandung, MenPAN beri dua jempol buat Emil

"Saya belum lihat ada yang lebih bagus dari ini," kata Yuddy usai peninjauan di Balai Kota Bandung.

2015-01-23 14:30:47
Ridwan Kamil
Advertisement

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (MenPAN) Yuddy Chrisnandi terkesima dengan markas Command Center milik Pemkot Bandung, Jawa Barat. Yuddy memuji kecanggihan teknologi pusat komando pengendali data dan pelayanan publik untuk memantau aktivitas kota itu.

Yuddy yang mengenakan setelan santai didampingi Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menyambangi Command Center ala film hollywood startrek tersebut.

Yuddy mengitari ruangan megah yang mirip sarang tawon itu. Dia mengamati layar LED jumbo dan beberapa layar sentuh lainnya yang tersambung kamera CCTV. Dia melihat suasana arus lalu lintas di sejumlah titik di Bandung.

"Saya belum lihat ada yang lebih bagus dari ini," kata Yuddy usai peninjauan di Balai Kota Bandung, Jumat (23/1).

Menurut dia Denpasar Bali juga menerapkan traffic control serupa. Tapi apa yang dimiliki Bandung jauh lebih canggih. Sistem komando yang dikendalikan dalam satu ruangan adalah contoh pemerintahan yang inovatif.

"Ini adalah suatu kreasi inovatif dari kebijakan bangun satu pusat komando pengelolaan tata pemerintahan, menghadapi persoalan perkotaan dan bisa secara realtime mengikuti bisa diambil keputusan dengan cepat," terangnya.

Dia pun mengacungi jempol untuk Ridwan Kamil yang mampu menerapkan smart city untuk kota Bandung. "Dua jempol-lah," singkatnya.

Dia ingin pelayanan publik di daerah lain juga bisa mengadopsi Bandung. "Kita ingin layanan publik seperti itu, satu sisi revolusi mentalnya kemudian penggunaan teknologi informasi."

"Yang namanya pelayanan publik prima itu harus senantiasa mempercepat sebuah proses kebutuhan masyarakat, memperpendek masalah perizinan dan responsif. Seminimal mungkin orang itu tidak berhubungan langsung dengan birokrasi," ujarnya.

Baca juga:
MenPAN Yuddy Chrisnandi minta KPK dan Polri tahan diri
Tim Ahli KemenPAN diisi akademisi, relawan, dan caleg gagal Hanura
Menteri Yuddy klaim tim ahli sukarela, ternyata digaji Rp 54 juta
Menteri Yuddy pilih Indra Piliang pimpin tim ahli karena karib
Rekrut tim ahli puluhan orang, Menteri Yuddy bantah boros anggaran
Menteri Yuddy sebut 9 orang tim pendukung di kemenPAN-RB tak digaji

(mdk/mtf)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.