LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Di acara ulama dan rakyat, Jokowi sampaikan pentingnya keberagaman

Di acara ulama dan rakyat, Jokowi sampaikan pentingnya keberagaman. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri acara‎ Silaturrahmi Nasional (Silatnas) Ulama dan Rakyat di kawasan Ancol, Jakarta Utara. Dalam pidatonya, Presiden RI ketujuh itu menyampaikan pidato tentang masyarakat Indonesia yang sangat beragam.

2016-11-12 16:27:47
Presiden Jokowi
Advertisement

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri acara‎ Silaturahmi Nasional (Silatnas) Ulama dan Rakyat di kawasan Ancol, Jakarta Utara. Dalam pidatonya, Presiden RI ketujuh itu menyampaikan pidato tentang masyarakat Indonesia yang sangat beragam mulai dari suku, bahasa, dan budaya.

Inilah yang membuat Jokowi mengajak peserta yang hadir untuk bersyukur atas rahmat yang diberikan Allah kepada Indonesia.

"Sebagai bangsa yang besar, kita mendapatkan karunia dari Allah SWT. Geografis kita yang sangat strategis. Kekayaan dari Samudera Hindia hingga Pasific. Sumber daya alam yang melimpah, mulai hutan, mineral, minyak, dan gas. Dan yang tidak kalah penting sumber daya manusia kita berjumlah 250 juta. Kita berpenduduk nomor empat terbesar di dunia," kata Presiden Jokowi dalam pidatonya di hadapan 10 ribu ulama dan rakyat, Sabtu (12/11).

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu melanjutkan, dilihat dari sejarah Indonesia, keragaman yang ada tidak dapat dipisahkan begitu saja. Kemerdekaan Indonesia saat ini merupakan hasil dari kemajemukan lintas agama dan tokoh masyarakat.

"Kalau menengok sejarah, negara kita negara yang besar. Betapa sangat besarnya, saat Kerajaan Sriwijaya bisa menguasai. Majapahit yang bisa menguasai. Pasai bisa menguasai banyak wilayah. Tetapi menurut saya, yang patut kita syukuri, kita memiliki pemimpin yang hebat. Presiden Soekarno mewariskan ideologi, mewariskan Pancasila," sambung Jokowi.

Presiden Jokowi menegaskan, masyarakat harus berpegang teguh pada Pancasila yang merupakan landasan negara. Sebab tanpa berpegang teguh pada Pancasila, maka Indonesia mudah terpecah belah.

"Pancasila merupakan kekuatan sebagai alat pemersatu. Kita harus sadar, negara kita beragam-ragam. Berapa suku, bahasa daerahnya. Bahasa daerah sendiri 340 macam lebih. Ini yang harus kita sadari. Kita dianugerahi Allah keragaman dan kemajemukan," terang Jokowi.

Baca juga:
Jokowi bakal hadiri Silatnas Ulama Rakyat di Ancol
Tiba di acara Silaturahim Ulama Rakyat, Jokowi disambut selawat
Keluar acara PKB, Jokowi diserbu warga untuk foto bersama
Pakar hukum sebut kekuatan massa tak bisa gulingkan Presiden Jokowi
Jokowi: Kemajemukan jadi kekuatan Bangsa untuk maju
Kenapa Jokowi terus inspeksi pasukan elite? Ini kata JK

Advertisement
(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.