Depok Punya Alun-Alun Seharga Rp200 Miliar
Pembangunan alun-alun ini merupakan salah satu janji kampanye Idris yang sudah terealisasikan di tahun ini. Pembangunan Alun-alun Kota Depok menghabiskan anggaran ratusan miliar. Anggaran itu murni berasal dari APBD Kota Depok.
Kota Depok kini memiliki alun-alun. Sebuah taman terpadu tingkat kota. Setelah selesai pembangunan, akhirnya alun-alun yang merupakan Ruang Terbuka Hijau (RTH) diresmikan oleh Wali Kota Depok, Idris Abdul Shomad.
Pembangunan alun-alun ini merupakan salah satu janji kampanye Idris yang sudah terealisasikan di tahun ini. Pembangunan alun-alun dilakukan dalam dua tahap dan diselesaikan tahun 2019.
"Pembangunannya tahun 2019 sudah terselesaikan, dan diresmikan tahun ini. Alun-alun ini bernuansa RTH taman terpadu untuk tingkat kota, sehingga berbagai komponen unsur bidang-bidang kita masukan dalam alun alun, misalnya fungsi ekologi bagaimana anak-anak, remaja, lansia bisa interaksi," katanya, Minggu (12/1).
Berbagai fasilitas bagi komunitas maupun masyarakat disediakan. Untuk memanfaatkannya pun cuma-cuma alias gratis. Fasilitas yang ada di sini antara lain lapangan basket, futsal, wall climbing. Selain itu, alun-alun ini juga memiliki fungsi ekonomi. Karena tersedia gerai UMKM dengan luas 1.000 meter. Kemudian untuk edukasi, pihaknya menyediakan working space.
"Jadi untuk anak muda yang mau diskusi, kami siapkan working space dengan tiga ruang beratap terbuka, sesuai fungsi alun-alun atau RTH ini," paparnya.
Pembangunan Alun-alun Kota Depok menghabiskan anggaran ratusan miliar. Anggaran itu murni berasal dari APBD Kota Depok.
"Hampir Rp160 miliar untuk konstruksi, kalau dengan tanah beda lagi. Keseluruhannya Rp200 miliar dari APBD murni," tutupnya.
Baca juga:
Ini Fakta-fakta Penyebab Jakarta Direndam Banjir
Pemprov DKI akan Buat 50 Ha Ruang Terbuka Hijau di Pesisir Pantai
Baru Diresmikan Jembatannya Ambruk, Ada Fasilitas Apa di Hutan Kota Kemayoran?
Santai Sejenak di Ruang Baca Jakarta
KPK Kejar 'Penikmat' Aliran Dana Korupsi Lahan RTH di Bandung
Pemprov DKI Jakarta Targetkan Penanamam 2 Juta Tanaman Sampai 2022