LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Depan Mahasiswa Baru, Kapolda Metro Cerita Teroris Ingin Mati Bertemu Bidadari

Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono menjadi pembicara dalam acara Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru di Universitas Trisakti, Grogol, Jakarta Barat, Minggu (18/8). Di hadapan ratusan mahasiswa baru, Gatot menyampaikan bahayanya intoleransi, radikalisme, dan terorisme.

2019-08-18 17:35:49
Terorisme
Advertisement

Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono menjadi pembicara dalam acara Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru di Universitas Trisakti, Grogol, Jakarta Barat, Minggu (18/8). Di hadapan ratusan mahasiswa baru, Gatot menyampaikan bahayanya intoleransi, radikalisme, dan terorisme.

Menurut Gatot, intoleransi, radikalisme, dan terorisme rentan diterima oleh mereka yang masih mencari jati diri seperti para mahasiswa baru.

"Intoleransi kalau kita biarkan bisa berkembang menjadi radikalisme, radikal kalau kita biarkan bisa menjadi terorisme," ujar Gatot.

Advertisement

Gatot pun menceritakan pengalaman saat anggota Polri menangkap seorang teroris di Jambi. Menurut Gatot, pelaku tidak terafiliasi dengan kelompok teror tertentu.

"Dia (pelaku) hanya lima bulan belajar agama lewat internet. Tanpa pembimbing, alhasil melakukan aksi teror," kata Gatot.

Setelah lima bulan belajar agama melalui media sosial, pelaku mendatangi sebuah Mapolsek di Jambi dengan membawa senjata tajam. Satu anggota Polri yang tengah berjaga pun terkena sabetan senjata tajam pelaku.

Advertisement

"Setelah ditangkap, dia bilang kenapa saya ditangkap hidup-hidup, kenapa enggak ditembak sekalian. Ketika ditanya, dia bilang dia ingin melihat bidadari (jika ditembak mati)," kata Gatot.

Gatot pun mengimbau kepada seluruh mahasiswa untuk berhati-hati menggunakan media sosial. "Itu pengakuan dari yang bersangkutan. Mari memilah mana yang baik mana yang buruk," kata dia.

Reporter: Fachrur Rozie

Sumber: Liputan6.com

(mdk/did)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.