Dentuman Gunung Slamet bikin warga Banyumas panik
"Dentumannya sangat keras, sampai kaca-kaca dan atap seng ikut bergetar," katanya.
Dentuman dan letusan yang berasal dari Gunung Slamet sejak Kamis (11/9) siang membuat warga di beberapa perumahan yang ada di Purwokerto keluar rumah. Selain di Purwokerto, warga desa yang berada di kawasan rawan bencana erupsi Gunung Slamet Banyumas berhamburan keluar rumah.
Dari pantauan merdeka.com di Perumahan Sapphire Purwokerto, warga sempat berhamburan keluar rumah saat terjadi dentuman pertama kali sekitar pukul 12.30 WIB. Seorang warga Perumahan Sapphire, Andri mengemukakan tak lama setelah terjadi getaran warga berhamburna keluar rumah. "Saya kaget dan bingung karena terdengar dentuman keras dari arah Gunung Slamet," ucapnya saat ditemui merdeka.com.
Setelah itu, lanjut Aris, warga mencoba melihat ke arah Gunung Slamet. Sementara itu dari Desa Limpakuwus Kecamatan Sumbang, Kepala Dusun 4 Desa Limpakuwus, Wasirun mengatakan dentuman keras membuat warga langsung berhamburan keluar rumah. "Dentumannya sangat keras, sampai kaca-kaca dan atap seng ikut bergetar," katanya.
Menurut dia, kondisi Gunung Slamet siang ini masih tertutup kabut sehingga tidak terlihat dari Limpakuwus meskipun suara dentumannya terdengar sangat keras. Dari pantauan Merdeka.com, sejak pagi terdengar dentuman terus menerus.(mdk/hhw)