Dengar suami ditembak anggota TNI, istri Japra langsung pingsan
Korban meninggalkan seorang istri dan dua anak.
Siti Masitoh (37), istri korban penembakan anggota Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad), jatuh pingsan saat mendengar kabar suaminya telah tewas. Informasi tersebut didapatkannya sekitar pukul 16.40 WIB dari salah satu rekannya.
"Istri langsung pingsan setelah mendengar kabar, kebetulan dia abis pulang kerja, dan langsung dibawa ke rumah," kata kerabat korban, Herni yang juga kakak dari istri Japra di RS Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (3/11).
Masitoh merupakan karyawan di sebuah perusahaan garmen. Selama berumah tangga dengan Japra, mereka telah dikaruniai dua orang anak, anak pertama wanita dan telah menikah, yang kedua laki-laki masih duduk di bangku SD.
"Anak korban dua, yang pertama wanita dan yang kedua laki-laki masih kecil," kata herni.
Japra diketahui bekerja sebagai sopir pribadi di CV Bahir. Setelah menjalani autopsi, jasad korban telah dibawa kerabatnya untuk disemayamkan di rumah duka, Jl Kayu Manis Kp Cirimekar, Cibinong, Bogor.
Baca juga:
Anggota TNI tembak pemotor di Cibinong di keramaian
Ini kronologis penembakan pemotor di Cibinong oleh anggota Kostrad
Pengendara motor di Cibinong ditembak anggota TNI di kepala
Penembak pemotor di Cibinong anggota Kostrad berpangkat Serda
Usai tembak pengendara motor, anggota TNI langsung dibekuk polisi