LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Dengan tangan kosong, Prada Thoyib ringkus perampok penembak polisi

Thoyib mendengar ada polisi tertembak dan minta tolong. Dia langsung mengejar perampok berpistol itu dan berduel.

2015-01-22 11:38:30
TNI AD
Advertisement

Prada Thoyib, prajurit Yonif 713 Brigif 22 Gorontalo, berhasil melumpuhkan RR seorang pelaku perampokan kendaraan bermotor. RR berusaha kabur usai menembak Brigadir Syarif dan seorang pengemudi becak motor, Daud, di Simpang Telaga, Gorontalo.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 17.30 Wita, 26 Desember 2014 lalu. Saat kejadian, Thoyib mendengar teriakan minta tolong dari Brigpol Syarif. Rupanya RR merebut pistol milik Brigadir Syarif dan menembak polisi tersebut.

Setelah melihat pelaku melarikan diri, Thoyib langsung mengejar penjahat itu. Dalam pengejaran, pelaku terdesak di pemukiman warga.

Prada Thoyib pun berhadapan satu lawan satu dengan perampok itu. Dia tak gentar walau perampok memegang pistol. Cukup dengan tangan kosong untuk melumpuhkan perampok.

"Dengan kemampuan bela diri militer yang dimilikinya, Prada Thoyib melumpuhkan pelaku dengan cara menendang dadanya hingga pingsan, dan pistol yang dibawa pelaku berhasil direbut kembali," kata Kadispenad Kolonel Inf Wuryanto, Kamis (22/1).

Setelah dilumpuhkan, penjahat itu pingsan. Dia langsung dibawa ke Polres Gorontalo untuk diperiksa.

"Sementara itu Brigpol Syarif yang terkena tembakan di bawah ketiak, sempat dirawat di RSUD Gorontalo, namun jiwanya tidak tertolong dan akhirnya meninggal dunia," kata Kolonel Wuryanto.

Berkat keberaniannya melumpuhkan pelaku yang telah menembak anggota Polisi Brigpol Syarif Dunggio, Prajurit Dua (Prada) Muhammad Thoyib (23), akan dipanggil ke Jakarta untuk diberi penghargaan langsung oleh Kasad Jenderal Gatot Nurmantyo.

"Selain itu, Prada Thoyib dianggap berjasa karena secara psikologis telah berhasil menciptakan suasana akrab antara Polisi dan prajurit TNI AD. Sebelumnya Prada Thoyib juga telah menerima penghargaan oleh Panglima Kodam VII Wirabuana Mayor Jenderal Bachtiar di Makodam VII di Makassar," tutup perwira menengah ini.

Baca juga:
Kisah lucu jenderal TNI ogah dikubur di makam pahlawan
Ranger AS kagum lihat aksi Raider TNI AD, langsung minta berguru
Uang lauk pauk dipotong komandan, 50 prajurit TNI AD demo
Calo penerimaan prajurit TNI AD pasang tarif puluhan juta
KSAD siap mundur jika 3 tahun Indonesia tidak swasembada pangan
KSAD Gatot: Hak prajurit tidak boleh dipotong sepeser pun

(mdk/ian)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.