LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Demo Pemilu, Ribuan Orang Geruduk DPRD Sumut

Massa yang berunjuk rasa mengusung nama Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat (GNKR). Mereka menuntut agar Calon Presiden Nomor 01 didiskualifikasi karena telah melakukan banyak kecurangan.

2019-05-24 17:43:22
Demo 22 Mei
Advertisement

Unjuk rasa yang menuding adanya kecurangan pada Pemilu 2019 terus berlangsung di Medan. Ribuan orang kembali berunjuk rasa menyuarakan sejumlah tuntutannya di depan kantor DPRD Sumut, Jumat (24/5).

Massa yang berunjuk rasa mengusung nama Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat (GNKR). Mereka menuntut agar Calon Presiden Nomor 01 didiskualifikasi karena telah melakukan banyak kecurangan.

Massa tiba di Jalan Imam Bonjol, Medan, tepat di depan Gedung DPRD Sumut sekitar pukul 15.00 Wib. Ruas jalan itu pun ditutup.

Advertisement

Sementara aparat kepolisian berjaga di depan Gedung DPRD Sumut. Mereka memagari area itu dengan kawat berduri.

Saat tiba, massa mengelu-elukan TNI. Selanjutnya, mereka terus menyanyikan lagi yang menyindir aparat kepolisian yang dinilai tidak netral.

Advertisement

Tak lama berselang, pengunjuk rasa memulai orasi. "Ini merupakan bagian jihad besar untuk menyampaikan kebenaran di depan penguasa yang zalim. Diamnya kita pupuk yang subur munculnya kediktatoran negeri ini," kata Heriansyah, penasihat GNKR, dalam orasinya.

Orator mahasiswa sempat membacakan lima tuntutannya, yakni: batalkan putuskan KPU, diskualifikasi paslon capres 01, bebaskan tahanan politik, cabut semua laporan terkait UU ITE, UU Makar, dan UU pencucian uang, investigasi terhadap korban pemilu dan penembakan rakyat oleh aparat kepolisian; serta kembalikan kedaulatan rakyat.

"Jika tidak dituruti, kami rakyat Indonesia dan mahasiswa akan melakukan gerakan reformasi," teriak sang orator.

Usai berorasi, massa menjalankan Salat Ashar berjemaah. Mereka berencana menggelar aksi hingga selesai Salat Tarawih. Bahkan beredar informasi, massa ingin menginap di sana.

Baca juga:
TKN: Jika Sudah Ajukan Gugatan ke MK, Seharusnya Tak Ada Lagi Mobilisasi Massa
KPU Siapkan Tim Hukum Hadapi Gugatan Peserta Pemilu di MK
Xi Jinping Kirim Kawat Ucapan Selamat Kepada Jokowi karena Menang Pilpres 2019
Wiranto: Ada Perusuh Sengaja Buat Kekacauan, Pelaku Preman Bertato
KPU Ingatkan Keadilan Pemilu Tidak Bisa Diselesaikan dengan Aksi Jalanan
KPU Tetap Bekerja Selesaikan Berkas Pemilu Meski di Luar Gedung Ada Aksi Demo 22 Mei
Ada Demo 22 Mei, Bawaslu Tetap Gelar Rapat Penanganan Pelanggaran Administrasi Pemilu

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.