Demo gugat Pilkada ricuh, massa lempar cairan kimia ke polisi
Polisi akhirnya berhasil mengamankan cairan & meneliti lebih lanjut untuk memastikan bahaya atau tidak cairan kimianya.
Aksi demonstrasi yang dilakukan oleh Gerakan Rakyat Menggugat (Geram) di halaman Kantor Bupati Cianjur, berujung ricuh, Senin (4/1). Kapolres Cianjur AKBP Asep Guntur Rahayu mengatakan, kericuhan bermula dari pendemo melempar cairan darah yang diduga dicampur zat kimia kepada para petugas yang berusaha mengamankan aksi tersebut.
"Massa demo dari Geram, Gerakan Rakyat Menggugat, soal Pilkada. Pendemo melempar cairan darah yang dicampur cairan kimia ke petugas. Kemudian terjadi kericuhan," kata Asep, saat dikonfirmasi merdeka.com, Senin (4/1).
Dari aksi anarkis itu beberapa petugas terkena cairan tersebut. Polisi akhirnya berhasil mengamankan cairan dan meneliti lebih lanjut untuk memastikan bahaya atau tidak cairan kimianya.
"(Cairan) masih diteliti, karena menurut anggota yang terkena berasa panas dan gatal," ujar Asep.
Baca juga:
Nyolong di rumah polisi, Unang dihadiahi timah panas
Banyak warga Cianjur tak minat ikut Pilkada tahun ini
Bermodal hitung cepat, 2 kubu saling klaim unggul di Pilkada Cianjur
Tahu pacar hamil, Ende tega bunuh dan buang jasadnya ke sungai
Cegah tawuran, mulai 2016 seragam siswa SMA di Cianjur dibikin polos
Bantu warga yang tenggelam, AKP Mukhlis tewas
Banyak warga miskin, Cianjur & Sukabumi rawan politik uang