Demo Dukung Palestina, Massa di Solo Bentangkan Poster Jokowi
Massa gabungan mahasiswa dan sejumlah ormas Islam berkumpul di Bundaran Gladag, Jalan Slamet Riyadi, Solo, seusai salat Jumat (21/5). Mereka menyerukan dukungan kepada bangsa dan rakyat Palestina melalui spanduk, poster, hingga orasi secara bergantian.
Massa gabungan mahasiswa dan sejumlah ormas Islam berkumpul di Bundaran Gladag, Jalan Slamet Riyadi, Solo, seusai salat Jumat (21/5). Mereka menyerukan dukungan kepada bangsa dan rakyat Palestina melalui spanduk, poster, hingga orasi secara bergantian.
Di antara puluhan poster yang dibawa massa, terdapat beberapa poster bergambar foto Presiden Joko Widodo alias Jokowi. Poster berukuran sekitar 40x60 Cm itu juga menampilkan kutipan dari orang nomor satu di republik ini: "Indonesia Will Continue to Stand with The Poeple of Palestine."
Para pendemo sangat mendukung ucapan mantan Wali Kota Solo itu. "Kita sudah setuju dengan apa yang dilakukan Pak Jokowi terkait keberpihakan dan dukungan terhadap Palestina," ujar Endro Sudarsono, humas aksi.
Dia berharap dukungan Indonesia juga diwujudkan dalam bentuk finansial, kesehatan, tim medis, dan lainnya. Hal itu, lanjut dia, sesuai dengan amanat konstitusi bahwa penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.
"Itu sudah dilakukan sejak era Bapak Soekarno hingga Pak Jokowi. Ini adalah bentuk konsistensi Bangsa Indonesia untuk pembelaan terhadap bangsa-bangsa terjajah," katanya.
Endro mengaku sudah melakukan koordinasi dengan aparat keamanan, khususnya Polresta Surakarta dan Satgas Penanganan Covid-19 Kota Solo. Harapannya aksi yang dihadiri lebih dari 100 peserta itu bisa berjalan sesuai protokol kesehatan.
Sementara itu, aparat keamanan dibantu Satpol PP tampak sibuk mengatur lalu lintas dan menertibkan para peserta aksi. Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak memantau langsung jalannya aksi. Petugas kepolisian juga tak henti hentinya mengingatkan peserta agar tetap menjaga prokes.
Baca juga:
Bayi Mohammed Lahir Saat Gempuran Israel di Gaza, Cahaya Harapan Baru Bagi Keluarga
Pascagencatan Senjata, Sejumlah Negara Desak Negosiasi untuk Akhiri Penjajahan Israel
RI Tegaskan Agresi Israel di Palestina Bentuk Pelanggaran Berat Hukum Internasional
Kemen PPPA SebutSiswi Kasus Ujaran Kebencian di Bengkulu Harus Dapat Hak Pendidikan
Bupati Karanganyar Keluarkan Surat Edaran, Galang Dana untuk Palestina
Euforia Warga Jalur Gaza Rayakan Gencatan Senjata Hamas-Israel