LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Demo buruh di Bandung berlanjut saat Hardiknas

Mereka juga berharap serbuan pekerja asing tidak mengancam pekerja lokal.

2016-05-02 15:10:03
Demo Buruh
Advertisement

Seratusan buruh tergabung dalam beberapa elemen melakukan unjuk rasa. Bukan menyampaikan isu pendidikan karena bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), melainkan tuntutan pada momen May Day yang jatuh pada 1 Mei kemarin.

Seratusan buruh berbaju merah dan biru itu menggeruduk Gedung Sate, Kota Bandung pada Senin (2/5) siang. Mereka menyuarakan aspirasinya tentang kebijakan pemerintah selama ini dinilai tidak pro terhadap buruh.

"Demo kami tidak dilakukan 1 Mei. Tapi kalau bicara latar belakang, Mei itu adalah bulan perlawanan bagi yang tidak pro terhadap kaum kecil," kata koordinator aksi dari Aliansi Buruh Jawa Barat, Iyan Sopyan.

Oleh karena itu, Iyan tetap melanjutkan aksinya menyampaikan beberapa tuntutan selama ini belum terpenuhi. Di antaranya meminta pencabutan PP 78/2015 tentang sistem pengupahan.

"Berikan upah layak terhadap buruh," ujar Iyan.

Selanjutnya, Iyan menuntut sistem kerja kontrak dan outsourcing dihapuskan. Menurutnya, sistem kontrak hanyalah dalih perusahaan supaya bisa sewenang-wenang melakukan pemutusan kerja.

"Yang terjadi di lapangan dilakukan berbagai jenis usaha. Setelah keluarga, kontraknya langsung diputus," ucap Iyan.

Selanjutnya, Iyan meminta penghapusan iuran jaminan sosial membebani rakyat. Kemudian dia meminta agar pemerintah bisa lindungi rakyat dari ancaman MEA.

"MEA sudah menggerus lapangan kerja rakyat Indonesia. Saya saksikan kereta cepat. Bahwa mulai pekerjaan persiapan semuanya sudah dari China," imbuh Iyan.

Iyan menambahkan, jika pekerja asing menguasai seluruh sektor, maka kesempatan bersaing para pekerja lokal akan terancam. "Nanti rakyat Indonesia akan seperti apa," terangnya.(mdk/ary)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.