Demo BBM, kantor gubernur Jatim dikepung massa PDIP
Massa dari PDIP telah tiba di Gedung Grahadi, Surabaya menyampaikan penolakan kenaikan harga BBM.
Sekitar seribuan kader dan simpatisan PDIP Surabaya telah memenuhi jalan-jalan di sekitar kantor Gubernur Jawa Timur di Surabaya. Demonstrasi penolakan kenaikan harga BBM ini melumpuhkan Jalan Gubernur Suryo.
Para demonstran tiba sejak pukul 09.00 WIB, Selasa (27/3). Mereka datang dengan berjalan kaki. "Sebentar lagi kawan-kawan kita yang lain akan datang. Mereka masih dalam perjalanan," teriak salah satu orator PDIP.
Selang 45 menit kemudian datang massa susulan yang menggunakan truk tronton. Sebagian berjalan kaki di belakang dan samping kiri kanan truk. Mereka juga terus berorasi menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). "Beri kami jalan, agar jalan tidak macet," teriak koordinator aksi.
Beberapa poster dan spanduk serta yel-yel perlawanan mereka teriakkan. "Turunkan SBY...turunkan SBY...turunkan SBY," teriak mereka serempak.
Poster-poster bertuliskan: BBM Naik Rakyat Kecil Tercekik, Kepal dan Gandengkan Tangan Tolak Kenaikan BBM, PDIP Menolak Kenaikan Harga BBM, serta spanduk-spanduk perlawanan yang lain mereka bentangkan di depan Gedung Grahadi.
Sementara puluhan polisi bersiaga mengawal para demonstran. Sementara pasukan Brimob yang semula tidak tampak di jalan, tanpa dikomando lagi, langsung membentuk barisan mengamankan Gedung Grahadi.(mdk/bal)