Demi foto bareng Jokowi, praja IPDN harus 'duel' dengan Paspampres
Usai acara pelantikan, Jokowi menjadi buruan para praja untuk bersalaman dan berfoto bersama.
Sebanyak 1.921 praja muda Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi). Selepas acara pelantikan, Jokowi menjadi rebutan para praja muda untuk bersalaman dan berfoto.
Jokowi melantik ribuan praja muda di lapangan kampus IPDN, kawasan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Senin (8/8) pagi. Pelantikan dihadiri Mendagri Tjahjo Kumolo dan beberapa menteri kabinetnya serta pejabat daerah lainnya.
Jokowi yang didampingi ibu negara Iriana Jokowi langsung diserbu ribuan praja selepas pelantikan tersebut. Tidak mudah memang untuk begitu dekat dengan pimpinan negara.
Mereka harus 'berduel' keras melawan ketatnya pengawalan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres). Meski sudah berusaha dicegah, tapi para praja tetap saja berusaha menerobos.
"Sudah-sudah Pak Presiden mau masuk," kata Paspampres yang membuat barikade untuk menghalangi praja.
Jokowi dengan ramah tetap tebar senyum kepada para praja muda. Dia tetap melayani orang yang berusaha masuk melewati pengawalan. Jokowi juga tetap menyalami mereka yang menyodorkan tangannya langsung.
Tapi bagi mereka yang pasrah untuk tidak bisa mendekat dengan Jokowi, memilih melakukan aksi lempar topi dengan teman-temannya. Pemandangan haru juga terlihat ketika para praja yang terlihat menangis saat berpelukan dengan orang tua masing-masing.
1.921 Praja itu merupakan angkatan ke XXIII tahun 2016. Dalam sambutannya Jokowi mengingatkan setelah dilantik, dan mengabdi pada negara diharapkan para praja dapat mewujudkan pemerintahan bersih dan bebas korupsi.
"Kedepankan hasil karya nyata untuk rakyat kita. Komitmen untuk wujudkan pemerintahan bersih, berintegritas, bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN)," kata Jokowi dalam sambutannya.
Baca juga:
Presiden Jokowi lantik 1.921 praja IPDN
Presiden Jokowi minta lulusan IPDN jauhi korupsi dan pro rakyat
Jokowi resmikan patung Soekarno di IPDN
Wiranto harap lulusan IPDN bawa revolusi mental ke daerah
16 Praja IPDN dipecat, salah satunya terlibat kasus kekerasan