Demi Bermain Game Online, Tiga Pemuda di Deli Serdang Nekat Curi Sepeda Motor
Tiga pemuda ditangkap polisi karena diduga telah melakukan pencurian sepeda motor di Tanjung Morawa, Deli Serdang, Sumut. Dua di antaranya mengaku melakukan tindak pidana itu untuk mendapatkan uang yang digunakan untuk main game online di warung internet (warnet).
Tiga pemuda ditangkap polisi karena diduga telah melakukan pencurian sepeda motor di Tanjung Morawa, Deli Serdang, Sumut. Dua di antaranya mengaku melakukan tindak pidana itu untuk mendapatkan uang yang digunakan untuk main game online di warung internet (warnet).
Ketiga tersangka yang ditangkap yakni Randi Hariono (19) dan Zainal Abidin (21) warga Medan Denai, Medan, serta Very Harahap (21), warga Percut Sei Tuan, Deli Serdang.
Randi dan Very mengaku melakukan pencurian karena kecanduan game online PUBG. "Ini miris sekali, tersangka kecanduan game online. Karena enggak ada duit main game online di warnet, sehingga timbul niat kejahatan. Hasil kejahatannya kita buktikan dipergunakan untuk game online," kata Kapolsek Tanjung Morawa, AKP Ilham Harahap, Rabu (24/7).
Penangkapan para tersangka bermula saat Satreskrim Polsek Tanjung Morawa menerima laporan kehilangan sepeda motor milik warga bernama Nahrul Ahmad, pekan lalu. Dari penyelidikan yang dilakukan, petugas berhasil mengidentifikasi pelaku. Mereka menangkap Randi, Zainal dan Very Harahap (21).
Dari pemeriksaan yang dilakukan diketahui bahwa Zainal berperan mengambil sepeda motor korban dengan menggunakan kunci T. Sementara Verry memantau situasi, "Sedangkan Randi menunggu dengan sepeda motor di Alfamart tak jauh dari TKP," jelas Ilham.
Tidak berhenti pada ketiga tersangka, polisi masih memburu pelaku lainnya. Sementara seorang penadah bernama Suhendro (32) telah ditangkap di rumahnya di Tembung, Percut Sei Tuan.
Salah seorang tersangka, Randi, mengaku menyesali perbuatannya. Dirinya beralasan nekat mencuri untuk mendapatkan uang untuk dapat bermain game online di warnet.
"Baru sekali ini mencuri. Saya kecanduan game setahun lebih," akunya.
Dia mengatakan, sepeda motor yang mereka curi dijual Rp2 juta. Uangnya mereka bagi. "Bagianku Rp500 ribu (untuk) main PUBG, PB (Point Blank) di warnet," lanjutnya.
Mendengar pengakuan pelaku, Ilham Harahap berharap pemerintah membuat regulasi untuk membatasi hadirnya warnet. Menurutnya tidak jarang pemuda yang berkumpul di lokasi itu kemudian melakukan kejahatan. "Kalaupun mau usaha warnet, dibatasilah," harap Ilham.
Baca juga:
Polisi Amankan 4 Pelaku Curanmor Bersenjata Api di Tangerang
Stres Ditinggal Istri, Saleh Nekat Bawa Lari Dua Motor Temannya Lalu Dijual
Polisi Tangkap Empat Pelaku Curanmor Bersenjata Air Softgun
Terlibat Curanmor di Bekasi, Pedagang Soto dan Kuli Bangunan Ditangkap Polisi
Polres Kukar Bekuk Dua Pencuri Motor yang Kerap Beraksi di Waktu Subuh
Polisi Tangkap Tiga Kakak Beradik Spesialis Maling Motor di Garut