Dekat dengan ledakan bom, dua gendang telinga Jihan pecah
Salah satu korban ledakan bom di Kampung Melayu, Jakarta Timur Jihan saat ini masih dirawat secara intensif di Gedung Dr Hardja Samsurja, RS Polri. Kondisi Jihan masih sangat lemah dan telinganya juga bermasalah karena sangat dekat dengan ledakan bom Kampung Melayu.
Salah satu korban ledakan bom di Kampung Melayu, Jakarta Timur Jihan saat ini masih dirawat secara intensif di Gedung Dr Hardja Samsurja, RS Polri. Kondisi Jihan masih sangat lemah dan telinganya juga bermasalah karena sangat dekat dengan ledakan bom Kampung Melayu.
"Gendang telinga saya pecah mas dua-duanya, pengang, kayak orang kemasukan air, soalnya kan lumayan dekat posisi saya sama kencang juga kan ledakannya," katanya, Minggu (28/5).
Bagian pinggang Jihan itu terasa sakit lantaran adanya benda kawat yang menancap sehingga harus diambil tindakan medis dari pihak rumah sakit.
"Soalnya di bagian belakang kan bekas dioperasi saya, soalnya ada kawat yang masuk, panjangnya sekitar 5 sentimeter," katanya.
Selain di bagian belakang tubuh Jihan, ternyata juga tangan Jihan sendiri pun juga adanya benda yang menancap.
"Di jari kanan saya juga ada kaya semacam kawat, cuma sudah diangkat. Tapi masih suka pada sakit mas, kaki juga masih sakit kalau buat dibawa jalan," tegasnya.
Baca juga:
Transjakarta mulai benahi halte Kampung Melayu pasca ledakan bom
Menko Polhukam minta DPR segera bahas revisi dan sahkan UU Terorisme
2 Jenazah pelaku bom Kampung Melayu diserahkan keluarga Senin besok
Momen kebersamaan Jihan dengan teman-teman saat jenguk ke RS
Efek ledakan bom, telinga Jihan masih terus berdengung
Cerita pedagang kopi di Kampung Melayu sempat ditanya dua pelaku bom
Kapolri sebut jaringan pelaku bom Kampung Melayu bergerak lincah