Debit Air Kali Cakung Meningkat, Tanggul di Bekasi Jebol Sepanjang 22 Meter
Jebolnya tanggul sepanjang 22 meter di dua titik sempat membuat banjir perumahan tersebut hingga ketinggian 60 centimeter.
Tanggul di Perumahan Cahaya Kemang Permai di Jatiasih, Kota Bekasi jebol pada Rabu (4/12) malam. Jebolnya tanggul sepanjang 22 meter di dua titik sempat membuat banjir perumahan tersebut hingga ketinggian 60 centimeter.
"Laporan jebolnya tanggul sekitar pukul 21.00 WIB," kata Wakil Satgas BPBD Kota Bekasi, Karsono, Kamis (5/12).
Menurut dia, jebolnya tanggul disebabkan debit Kali Cakung meningkat setelah hujan deras mengguyur Bekasi sejak petang hingga malam. Kondisi ini diperparah adanya sumbatan sampah di jembatan sehingga tekanan air ke tanggul lebih besar.
"Banjir tidak sampai masuk ke rumah, hanya di jalanan. Itu pun surutnya cepat enggak sampai sejam," kata Karsono.
Ratusan Karung Pasir Disiapkan
Kepala Bidang Sumber Daya Air Kota Bekasi, Yudianto mengatakan, pemerintah menyiapkan ratusan karung berisi pasir untuk penanganan sementara. Sebab, penanganan permanen akan dilakukan oleh Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane (BBWSCC).
"BBWSCC sudah mantau lokasi, belum tahu kapan pekerjaan permanennya," kata dia.
Yudi menambahkan, selain penguatan tanggul pemerintah melakukan peninggian jembatan di atas kali sepanjang aliran Kali Cakung. Peninggian ini sebagai langkah antisipasi adanya sumbatan sampah yang menyebabkan jebolnya tanggul.
"Ada yang sudah ditinggikan, ada yang belum," kata dia.
Tanggul jebol di Perumahan Cahaya Kemang Permai ini merupakan yang kedua kalinya. Penyebabnya sama, akibat tekanan air ketika aliran tersumbat sampah pada jembatan. Kejadian pertama pada April lalu, tapi kerusakan tanggul telah diperbaiki.
(mdk/ray)