Daya Tampung RSUD Depok Nyaris Penuh, Pasien Covid-19 Antre di IGD
Saat ini ruangan HCU pun telah penuh. Pihak RSUD berencana menambah bed di ruang ICU menjadi 6.
Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depok, Devi Mayori mengatakan daya tempat tidur di sana saat ini hampir melebihi kapasitas. Bahkan banyak pasien yang terindikasi Covid-19 antre untuk mendapatkan layanan di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD).
“Per hari kemarin pasiennya 102 orang, untuk ruangan IGD full lagi banyak antrean, menunggu pasien-pasien yang lain keluar,” katanya, Selasa (29/12).
Dia mencontohkan ketika pasien yang keluar maka langsung diganti dengan pasien yang menunggu di IGD. Bahkan, saat ini ruangan HCU pun telah penuh. Pihak RSUD berencana menambah bed di ruang ICU menjadi 6.
“Bednya yang nambah, sekarang sudah ada 2. Nah tambahan 6 bed lagi karena saat ini kita tidak bisa menerima rujukan, itu untuk yang membutuhkan ICU,” tambahnya.
Untuk mengatasi antrean pasien, pihaknya sedang berupaya mencari rujukan ke rumah sakit lain. “Itu yang agak sulit. Sejauh ini tidak terlalu banyak dari RSUD yang keluar untuk ICU. Tapi alhamdulillah, rata-rata bisa tertanggulangi dengan baik,” ucapnya.
Selain itu pihaknya juga membutuhkan ruang pengawasan. Saat ini RSUD punya tujuh ruang pengawasan. “Yang dipasang monitor pasien kita punya tujuh bed. 112 bed, kalau kemarin 102 bed, itupun kami melihat jumlah kondisi nakes (tenaga kesehatan),” katanya.
Untuk nakes yang sakit, pihaknya tidak bisa bertugas secara optimal. Karena sangat pengaruhi jumlah nakes yang ada. Pasien Covid-19 tidak seperti pasien lain karena harus pengawasan.
“Kalau yang lain kan 7 pasien bisa satu perawat. Jadi kalau ada nakes yang sakit itu mempengaruhi kami bisa menerima pasien-pasien tersebut,” jelasnya.
Kendala lainnya terkait kondisi ruangan adalah soal gender pasien. Misalnya ada ruangan kosong, tapi jenis kelamin beda. “Misalnya yang mau masuk perempuan, yang kosong laki-laki itu kan enggak bisa masuk,” katanya.
Selain itu, pasien lama yang mau sembuh dan datang pasien baru juga tidak bisa disatukan. “Kapasitas berapa enggak bisa semua terisi kadang-kadang kendalanya seperti itu,” tutupnya.
Baca juga:
Menkes: Varian Baru Covid-19 Lebih Menular, Tapi Terbukti Tidak Terlalu Fatal
Kasus Positif Covid-19 di Indonesia Naik Lebih dari 100 Persen dalam Delapan Pekan
Penjelasan Menkes Soal Tahapan Vaksinasi Covid-19 Dimulai Januari 2021
Syekh Ali Jaber Terkonfirmasi Positif Covid-19
Tiap Warga Wuhan Dapat Dua Suntikan Vaksin Covid-19