Datangi rumah Inao Jiro, tangis personel JKT48 pecah
Datangi rumah Inao Jiro, tangis personel JKT48 pecah. Dengan pakaian serba hitam, para personel dan kru tiba di rumah duka sekitar pukul 18.15 Wib dengan menumpang dua minibus.
Suasana hening menyelimuti rumah duka Inao Jiro. Manajer grup musik JKT48 tersebut mangkat usai gantung diri di rumahnya, Perumahan River Park Blok GE 4 Nomor 3 RT 002 RW 02, Kelurahan Jurang Mangu Barat, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan.
Praktis, satu per satu personel JKT48 mendatangi rumah duka untuk menyampaikan penghormatan terakhir.
Derai air mata tak lagi dapat dibendung oleh para personel JKT48. Salah seorang personel JKT48 Haruka yang biasanya selalu gembira dan penuh tawa, terlihat pecah tangisnya.
Dengan pakaian serba hitam, para personel dan kru tiba di rumah duka sekitar pukul 18.15 Wib dengan menumpang dua minibus.
Sebelumnya diberitakan, Jiro ditemukan tewas gantung diri di kediamannya di Perumahan River Park Blok GE 4 nomor 3 RT 002 RW 02, Kelurahan Jurang Mangu Barat, Kecamatan Pondok Aren Kota Tangerang Selatan pada Selasa, 21 Maret 2017, kemarin. Korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Primer Bintaro. Tapi, nyawa korban tidak tertolong.
Baca juga:
Personel JKT48 melayat ke rumah manajer yang tewas bunuh diri
Polri akan laporkan kematian manajer JKT48 ke kedutaan Jepang
Di mata warga, manajer JKT48 yang bunuh diri sosok baik dan dermawan
Sebelum tewas, manajer JKT48 beri uang ke petugas kebersihan komplek
Liput kematian manajer JKT48, wartawan diusir tetangga korban
Ketua RT: Jasad Inao Jiro masih tunggu dijemput keluarga dari Jepang
Motif manajer JKT48 bunuh diri diduga akibat beban kerja