Datangi open house JK, rombongan tuna netra diusir
"Dari berita JK itu orangnya baik tapi kenapa kita tidak boleh ketemu," keluh Suntoni, salah seorang tuna netra.
Sekitar 10 orang tuna netra yang ingin menghadiri acara open house di rumah mantan Wapres Jusuf Kalla harus gigit jari. Alih-alih bertemu dengan tuan rumah, para penyandang disabilitas itu malah diusir.
"Kami cuma mau silaturahmi tapi malah diusir," ujar Suntoni, salah satu penyandang tuna netra di depan kediaman JK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (9/8).
Para tuna netra yang berasal dari berbagai daerah di Jakarta sedih karena sudah mereka sudah menunggu sejak pagi tadi.
"Kecewa karena kami sudah nunggu dari pagi tapi tetap tidak bisa ketemu," kata Suntoni.
Pantauan merdeka.com, para penjaga di rumah JK menghalangi para penyandang tuna netra dengan alasan Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) itu sedang beristirahat. Alhasil kaum difabel itu terpaksa diusir dari kediaman JK.
"Dari berita JK itu orangnya baik tapi kenapa kita tidak boleh ketemu," keluhnya.
(mdk/ren)