Data vulkanologi: Indeks erupsi Gunung Agung tak lebih dari skala 3
"Kalau tahun 1963, Gunung Agung indeks erupsinya sampai skala 5. Namun untuk saat ini terpantau indeksnya tidak lebih dari skala 3. Jadi bisa diprediksi jika meletus, akan rendah dari tahun 1963," terang Kepala BNPB, Willem Rampangilei.
Aktivitas Gunung Agung terus dipantau. Kondisi terkini menurut data Badan Vulkanologi tercatat aktivitas erupsi Gunung Agung tidak lebih dari skala 3.
Kepala Badan Nasion Penanggulangan Bencana (BNPB), Willem Rampangilei, mengatakan ledakan yang ditimbulkan saat Gunung Agung erupsi juga lebih rendah dari peristiwa yang terjadi sebelumnya saat erupsi pada tahun 1963.
"Kalau tahun 1963, Gunung Agung indeks erupsinya sampai skala 5. Namun untuk saat ini terpantau indeksnya tidak lebih dari skala 3. Jadi bisa diprediksi jika meletus, akan rendah dari tahun 1963," terangnya sedikit menyejukkan suasana di Tanah Ampo, Karangasem Rabu (11/10) Bali.
Meski demikian, untuk status keamanan Gunung Agung masih di level IV atau awas. Melihat pergerakan vulkanik yang terus terjadi pada aktivitas Gunung Agung diperkirakan akan meningkat.
Dia menyatakan, sampai saat ini berdasarkan pengamatan PVMBG belum ada kepastian apakah akan terjadi erupsi atau tidak.
"Yang jelas segala sesuatunya kami persiapkan. Kami buatkan skenarionya bila terjadi erupsi atau tidak," jelasnya.
Pihaknya menegaskan, ukuran besar kecil gunung saat erupsi itu dihitung dari vulkanik erupsi indeks.(mdk/lia)