Data KPCPEN, Jumlah Orang Divaksinasi Meningkat Tajam
Data KPCPEN menunjukkan, hingga Minggu (18/7), sudah 41 juta orang mendapatkan vaksinasi dosis pertama dan 16 juta orang yang sudah mendapatkan dua dosis.
Data KPCPEN menunjukkan, hingga Minggu (18/7), sudah 41 juta orang mendapatkan vaksinasi dosis pertama dan 16 juta orang yang sudah mendapatkan dua dosis.
Fakta tersebut merupakan kabar baik. Menunjukkan meningkatnya antusias publik mengikuti program vaksinasi. Koordinator Komunikasi Publik KPCPEN, Arya Sinulingga mengatakan, jika melihat data, jumlah penambahan orang yang divaksinasi dalam tiga minggu belakangan ini antara 800.000 hingga 1,1 juta orang per hari.
"Pada 27 Juni, tercatat 13 persen dari sasaran vaksinasi yang sudah divaksin dosis pertama. Pada hari ini (18/7), tercatat sudah 20 persen dari sasaran yang sudah divaksin dosis pertama. Dalam tiga minggu terjadi peningkatan 7 persen, itu angka yang besar," jelas Arya.
Arya juga menambahkan dengan semakin cepat dan banyak orang yang divaksinasi akan semakin banyak orang yang berkurang risiko sakit berat jika terinfeksi Covid-19.
"Saya ingatkan, segeralah vaksinasi, karena vaksin dapat meningkatkan kekebalan tubuh kita dan akan mengurangi risiko sakit berat jika kita tertular virus corona," tambah Arya.
Kemudian, Arya juga mengatakan, sudah 57 juta dosis vaksin yang disuntikkan ke masyarakat dan terbukti aman. "Jangan ragu untuk vaksin, hingga saat ini belum ada efek samping berat yang ditemukan oleh KOMNAS KIPI," ujarnya.
Baca juga:
Jangkau Warga di Pelosok, Pemkab Bogor Luncurkan Mobil Vaksin Keliling
VIDEO: Blak-blakan Jokowi Soal Stok Vaksin, Perintahkan Menkes Habiskan
Singapura Minta Warga yang Tidak Divaksinasi Diam di Rumah karena Covid Melonjak
Pemprov DKI Ungkap Penyebab Vaksinasi Lansia di Jakarta Mandek
Airlangga Hartarto Minta Ulama Bantu Sosialisasi Ke Umat Soal Pentingnya Vaksinasi
Masyarakat dengan Tingkat Pendidikan Rendah Cenderung Tak Mempercayai Keamanan Vaksin