LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Data kematian akibat rokok dinilai masih simpang siur

'Data kematian akibat tembakau belum dapat dibuktikan, yang dapat dibuktikan data akibat malaria, demam berdarah.'

2013-10-24 18:08:40
Bahaya Rokok
Advertisement

Peneliti Institute for Global Justice (IGJ), Salamuddin Daeng, melakukan penelitian terkait angka kematian akibat tembakau terutama rokok di Indonesia. Dia meragukan perhitungan data Kementerian Kesehatan yang menyebut angka kematian akibat rokok per tahun mencapai 200.000 jiwa.

"Data kematian akibat tembakau belum dapat dibuktikan, yang dapat dibuktikan adalah data akibat malaria, demam berdarah, gizi buruk, busung lapar, yang marak terjadi di tanah air," ujar Salamuddin kepada wartawan di Jakarta, Kamis (24/10).

Menurut dia, kematian lebih sering terjadi lantaran mahalnya biaya kesehatan sehingga tak terjangkau di Indonesia. Selain itu, banyak pihak rumah sakit yang menolak pasien kurang mampu. "Ke semua itu menjadi tugas Kementerian Kesehatan," kata dia.

Dia menjelaskan, kematian lain yang dapat dihitung setiap tahun adalah kecelakaan lalu lintas serta akibat buruknya sistem transportasi. Untuk itu, lanjut dia, belum ada penelitian yang menyebutkan rokok menjadi penyebab kematian di Indonesia.

"Kematian akibat rokok tidak dapat dibuktikan," jelas dia.

Dia mengimbau Kementerian Kesehatan harusnya fokus pada penyediaan tenaga kesehatan, penyediaan fasilitas kesehatan, pendidikan pangan bergizi, pembiayaan kesehatan murah dan bahkan gratis.

"Masalah tembakau adalah masalah pertanian, industri, ketenagakerjaan, perdagangan, ekspor, impor, yang mesti diurusi dengan benar oleh kementerian lain di negara ini," tegas dia.(mdk/did)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.