Dampak Gempa Magnitudo 5,8 di Mentawai, Ruang IG RSUD Retak
Gempa magnitudo 5,8 mengguncang Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Rabu (5/5) pukul 08.24 WIB. Sejumlah bangunan di Tuapejat, Kepulauan Mentawai mengalami retak-retak.
Gempa magnitudo 5,8 mengguncang Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Rabu (5/5) pukul 08.24 WIB. Sejumlah bangunan di Tuapejat, Kepulauan Mentawai mengalami retak-retak. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Mentawai, Novriadi mengatakan, bangunan yang retak salah satunya adalah ruang IGD RSUD Mentawai.
"Iya ruang IG RSUD retak dan kami sarankan untuk tidak digunakan," kata Novriadi. Dikutip dari Liputan6.com.
Kemudian Puskesmas Bosua juga mengalami retak, namun masih aman untuk digunakan. Novriadi menyebut pihaknya sudah melakukan pemantauan sejumlah bangunan di Kabupaten Kepulauan Mentawai.
"Untuk bangunan bertingkat, rumah ibadah dan hotel di seputaran Tuapejat kondisi aman," jelasnya.
Akan tetapi, lanjutnya terdapat gangguan beberapa trafo PLN di sekitar Tuapejat, yang kemudian ditindaklanjuti oleh pihak terkait.
Sebelumnya Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno dalam keterangan tertulisanya mengatakan gempa bumi yang terjadi merupakan jenis dangkal akibat adanya aktivitas subduksi.
"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik," katanya.
Ia menyebut guncangan gempa dirasakan di daerah Mentawai, Painan, Padang, Pariaman, Bukittinggi, Padang Panjang, Payakumbuh.
Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Gempa bumi juga tidak berpotensi tsunami.
Pihaknya mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Baca juga:
Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Mentawai, Tak Berpotensi Tsunami
Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Halmahera Barat
BMKG Catat 807 Kali Gempa Tektonik Sepanjang April 2021
Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Mentawai, Warga Mengungsi
Gempa di Jatim Sebabkan 115 Warga Menjadi Korban, 10 Orang Meninggal
Gempa Magnitudo 2,9 Guncang Abang Karangasem, BMKG Sebut Akibat Sesar Aktif di Laut