LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Dalam Sehari, Terjadi Tiga Longsor di Depok

Dalam Sehari, Terjadi Tiga Longsor di Depok. Longsor banyak terjadi karena tanah tergerus air dan tidak kuat menahan debit air yang deras.

2018-11-11 21:25:00
Tanah Longsor
Advertisement

Tiga titik longsor terjadi di Depok dalam satu hari pada Minggu (11/11). Longsor terjadi sejak dinihari hingga sore hari. Longsor banyak terjadi karena tanah tergerus air dan tidak kuat menahan debit air yang deras.

Longsor pertama terjadi di RW 05, Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos, tepatnya di sisi atas Kali Baru di Jalan Raya Bogor, Depok. Turap di lokasi ambles karena berada di pinggir Kali Baru dan diatasnya terdapat bangunan.

Habibie, salah satu warga mengatakan longsor terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Diduga longsor diakibatkan cukup tingginya curah hujan pada Sabtu malam. "Air dari saluran di dekat turap yang longsor mengikis lahan di sana hingga akhirnya longsor," katanya.

Advertisement

Longsor kedua terjadi di Jalan Benda Kramat Bukit Cengkeh 1 RT 03 RW 01 Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis. Bangunan juga ambles dan lima orang terjatuh. Beruntung kelima orang tersebut dapat diselamatkan.

"Kami khawatir akan jebol lagi aliran air bermuara ke bukit cengkeh 1 dan 2. Korban ada lima orang terbawa longsor dapat diselamatkan," kata Ansori salah satu warga.

Sedangkan longsor ketiga terjadi di Perumahan Mutiara Depok, Sukmajaya yang terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Tidak ada korban di lokasi ini. "Laporan yang masuk pada kami ada tiga titik longsor. Kami langsung turunkan petugas ke lokasi tersebut," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok, Manto.

Advertisement

diakui dia titik longsor di Depok bertambah. Sedangkan titik banjir berkurang. Longsor terjadi karena turap tidak mampu menahan debit air. Ditambah lagi banyak bangunan berdiri di atas garis sepadan sungai (GSS).

"Ini menyebabkan beban yang ada diatasnya bertambah sehingga kekuatan tanah berkurang," tandasnya.

Dia pun mengimbau agar warga tidak membangun bangunan di jalur GSS. "Jika tanah labil maka akan menyebabkan longsor. Kami mengimbau agar jangan lagi mendirikan bangunan di atas GSS," pungkasnya.

Baca juga:
Akibat Hujan Deras, Banjir dan Longsor terjadi di Sukabumi
Tanah Longsor terjadi di Pinggiran Kota Rio de Janeiro, 10 Orang Tewas
7 Warga Nias Selatan Tertimbun Longsor, 1 Orang tewas
3 Titik Longsor di Madina Hambat Distribusi Bantuan Untuk Korban Banjir
Dilanda banjir & longsor, perekonomian & pendidikan 2 desa di Tasikmalaya lumpuh

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.