Dalam 2 Bulan, 105 ASN di Sleman Dinyatakan Positif Covid-19
"Rapat tatap muka agar ditiadakan sementara. Diganti dengan rapat daring. Kegiatan workshop, seminar dan pelatihan dihentikan sementara," ucap Harda.
Ratusan ASN di lingkup Kabupaten Sleman dinyatakan positif Covid-19 selama 2 bulan terakhir. Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Joko Hastaryo membenarkan adanya 105 ASN yang positif Covid-19 dalam kurun waktu 2 bulan ini.
"ASN di Pemkab Sleman (yang dinyatakan positif Covid-19) ada 105 orang," kata Joko, Senin (28/6).
Joko menjabarkan ASN ini tersebar disejumlah perangkat daerah. Seperti di Dinas Perdagangan, Dinas Koperasi, BKAD, Bappeda, Dinas PU, Dispertaru, maupun Inspektorat.
Terkait banyaknya jumlah ASN yang positif Covid-19, Sekda Kabupaten Sleman Harda Kiswaya mengatakan pihaknya mengeluarkan instruksi ke ASN. Instruksi ini bertujuan mencegah munculnya klaster-klaster penularan Covid-19 di lingkungan Sleman.
"Rapat tatap muka agar ditiadakan sementara. Diganti dengan rapat daring. Kegiatan workshop, seminar dan pelatihan dihentikan sementara," ucap Harda.
"Membatasi kegiatan penerimaan tamu. Saat melayani masyarakat diminta menerapkan prokes secara ketat," tegas Harda.
Harda menambahkan pembatasan kegiatan ini akan mulai diberlakukan pada Senin (28/6) sampai dengan 5 Juli mendatang. Nantinya pembatasan akan ditinjau kembali menurut situasi dan perkembangan yang ada.
Baca juga:
Penyebaran Corona pada Anak di Bali Meningkat Jadi 5.127 Kasus
TNI Kirim 176 Perwira Nakes ke 3 Lokasi Penanganan Covid-19 di Jakarta
27 Hari Isolasi Mandiri, Gubernur Aceh Nova Iriansyah Sembuh dari Covid-19
Pemerintah Punya Tunggakan Rp2,56 T ke 909 Rumah Sakit Rujukan Covid-19
Pemkot Jakarta Utara Tambah Jumlah Tenaga Pemulasaran Jenazah Covid-19
Pemprov DKI: Keterpakaian Tempat Tidur Isolasi 93 Persen dan ICU 87 Persen