LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Daerahnya tak dilalui, Gubernur Jabar ajak warga Salat Gerhana

Ahmad Heryawan berencana bertolak ke Bangka Belitung untuk memimpin Salat Gerhana.

2016-03-06 10:03:00
Gerhana Matahari Total 2016
Advertisement

Seluruh warga Indonesia tentu tidak ingin melewatkan momen Gerhana Matahari Total (GMT) pada, Rabu 9 Maret nanti. Tapi dianjurkan untuk tidak meninggalkan salat gerhana atau salat kusuf.

"Mengajak serta kepada masyarkat yang beragama Islam untuk sejenak melaksanakan Salat Gerhana," kata Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, saat diwawancara di Bandung, Jumat (4/3).

Aher sapaan akrab Ahmad Heryawan memang berencana bertolak ke Bangka Belitung untuk memimpin Salat Gerhana. Di sana rencananya Presiden Joko Widodo juga akan hadir menyaksikan fenomena langka tersebut.

Advertisement

"Ya saya memang diundang Gubernur (Bangka Belitung) untuk hadir di sana," terangnya.

Aher menambahkan, Salat Gerhana merupakan bagian dari pengagungan Allah SWT lewat fenomena alam ini. "Tentu dalam posisi mengagungkan asma Allah mengagumi ciptaan Allah, disitulah kita mengejawantahkannya dalam bentuk Shalat Gerhana sesuai perintah Rasul," ujarnya.

Melansir situs MUI Berikut urutan Salat Gerhana :

Advertisement

1. Berniat di dalam hati dan tidak dilafadzkan

2. Takbiratul ihram yaitu bertakbir sebagaimana salat biasa.

3. Membaca do'a iftitah dan berta'awudz, kemudian membaca surat Al Fatihah dan membaca surat yang panjang sambil dikeraskan suaranya.

4. Kemudian ruku' sambil memanjangkannya.

5. Kemudian bangkit dari ruku' (i'tidal)

6. Setelah i'tidal ini tidak langsung sujud, namun dilanjutkan dengan membaca surat Al Fatihah dan surat yang panjang. Berdiri yang kedua ini lebih singkat dari yang pertama. Suara tidak dikeraskan.

7. Kemudian ruku' kembali, yang panjangnya lebih pendek dari ruku' sebelumnya.

8. Kemudian bangkit dari ruku' (i'tidal).

9. Kemudian sujud yang panjangnya sebagaimana ruku', lalu duduk di antara dua sujud kemudian sujud kembali.

11. Kemudian bangkit dari sujud lalu mengerjakan raka'at kedua sebagaimana raka'at pertama hanya saja bacaannya dianjurkan lebih singkat.

12. Tasyahud.

13. Salam.

(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.