Curug Cigandi longsor, siswi SMK yang sedang wisata tewas tertimbun
Curug Cigandi longsor, siswi SMK yang sedang wisata tewas tertimbun. Bencana longsor terjadi di Curug Cigandi, Desa Hegarmanah, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Bencana alam itu mengakibatkan satu wisatawan tewas tertimbun tanah. Adapun tujuh lainnya luka-luka.
Bencana longsor terjadi di Curug Cigandi, Desa Hegarmanah, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Bencana alam itu mengakibatkan satu wisatawan tewas tertimbun tanah. Adapun tujuh lainnya luka-luka.
"Akibat kejadian tersebut satu korban meninggal dunia atas nama Siti Halimah usia 16 tahun yang merupakan wisatawan," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus pada wartawan, Senin (10/4).
Siti tercatat merupakan pelajar SMK Musadadyah, yang beralamat di Kampung Nangerang, Desa Ciela, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut.
Bencana alam itu terjadi pada Minggu (9/4) sekitar pukul 14.30 WIB. Kejadian berawal ketika para wisatawan tengah menikmati alam indah yang ada di kawasan tersebut. Namun tanpa disangka indahnya Curug tersebut berubah menjadi bencana.
Pohon diperkirakan setinggi 30 meter yang ada di atas Curug itu tiba-tiba jatuh dari ketinggian dan membawa material tanah hingga menyebabkan tertimpanya para korban. "Korban ini tertimpa pepohonan tersebut dan langsung mengenai ke tubuh korban pada bagian muka," terangnya.
Korban Siti ini, kata dia, mengalami luka parah di bagian wajah dan tangan. "Korban meninggal dunia di tempat kejadian perkara dengan tangan terputus serta 7 orang mengalami luka," jelas polisi.
Tujuh orang lainnya yang mengalami luka-luka yakni Yulianto (16), Nurrpaini (16), Riska Yuliansyah (16), Evi Yulianti (16), Almiansyah Nurdin, (16) dan Saepul (22) yang merupakan karyawan dari BKSDA Garut.
"Seluruh korban sudah dievakuasi ke Puskesmas Bayongbong," ujarnya.(mdk/rnd)