Curiga anak gadis dibawa kabur mantan suami, Utami lapor polisi
Dugaan Dinda dibawa kabur, terjadi Senin (18/6) pagi kemarin. Hilangnya Dinda, bukan sekali ini saja, melainkan sudah 3 kali kejadian dibawa kabur mantan suaminya, Arsyad (28).
Dinda Desti Syadrifa (9), bocah perempuan kelas 1 SD yang tinggal di kawasan Karang Paci, Sungai Kunjang, Samarinda, Kalimantan Timur, dilaporkan hilang oleh ibunya, Putri Utami (26), ke Polresta Samarinda pagi tadi. Dia mencurigai mantan suaminya, membawa kabur Dinda ke Kalimantan Tengah.
Dugaan Dinda dibawa kabur, terjadi Senin (18/6) pagi kemarin. Hilangnya Dinda, bukan sekali ini saja, melainkan sudah 3 kali kejadian dibawa kabur mantan suaminya, Arsyad (28).
Utami menduga, iparnya yang bernama Imay, di mana Minggu (17/6) lalu menginap di rumahnya, membantu Arsyad untuk membawa kabur putrinya yang masih mengenakan pakaian tidur.
"Pagi kemarin jam 9, Imay sambil bawa anak saya beralasan mau beli pulsa di luar rumah. Enggak kembali-kembali," kata Utami ditemui di rumahnya, Selasa (19/6) siang tadi.
Utami menerangkan, sebelum kejadian, dia sering mendengar ancaman Arsyad ingin kembali membawa Dinda kabur. "Arsyad memang sering ngomong ngintai mau bawa kabur Dinda," ungkap Utami.
Tidak terima, Utami pun melaporkan anaknya telah hilang ke kepolisian. Sempat melacak keberadaan Arsyad, dan diketahui masih berada di kawasan Samarinda Utara.
"Jadi saya sempat cari ke Sempaja, ke Bengkuring, (di Samarinda Utara), tidak ketemu," terang Utami.
Utami berharap bisa menemukan putrinya. Sebab, dalam waktu dekat, putrinya akan naik ke bangku kelas II SD. Berbagai upaya dia lakukan untuk menemukan Dinda. "Iya, soal ini juga diinfokan ke media sosial," ungkap Utami.
Utami kembali menegaskan dan menduga kuat Imay memang ikut berperan membantu membawa kabur putrinya itu. "Saya duga dibawa ke Kalimantan Tengah. Karena Desember 2017 kemarin, anak saya dibawa (Arsyad) ke sana," ujar Utami.
Baca juga:
6 Hari hilang di Gunung Adeng, seorang kakek akhirnya ditemukan selamat
Pengunjung Ragunan capai 149 ribu orang, belasan anak sempat hilang
Ikut takbir keliling, Galang tak kunjung pulang hingga Lebaran kedua
Diduga hanyut ke sungai, Supriyadi belum ditemukan
Tergulung ombak, bocah 13 tahun hilang di pantai Sodong Cilacap