LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Curi kotak amal, PNS di Kaltim bonyok dipukuli, motornya dibakar

Curi kotak amal, PNS di Kaltim bonyok dipukuli, motornya dibakar. Peristiwa itu terjadi sekira pukul 15.30 WITA, usai HF dan warga melaksanakan Salat Ashar. Belakangan, HF yang tengah berpakaian dinas PNS itu tergiur uang di dalam kotak amal, dan mencurinya. Namun perbuatannya kepergok warga.

2016-10-17 22:12:10
Pencurian
Advertisement

Seorang PNS Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur, HF, dihajar massa usai kepergok mencuri uang kotak amal masjid, di kawasan Jalan KH Damanhuri, Kecamatan Samarinda Utara, Samarinda, Senin (17/10) sore. Massa yang emosi, juga membakar motornya. Kini HF meringkuk di sel tahanan Polsekta Samarinda Utara.

Keterangan diperoleh, peristiwa itu terjadi sekira pukul 15.30 WITA, usai HF dan warga melaksanakan Salat Ashar. Belakangan, HF yang tengah berpakaian dinas PNS itu tergiur uang di dalam kotak amal, dan mencurinya. Namun perbuatannya kepergok warga.

"Ya, mencuri uang di kotak amal, yang nangkap tadi jemaah habis salat Ashar, dihakimi warga," kata Kapolsekta Samarinda Utara, Kompol Erick Budi Santoso Sik, saat dikonfirmasi merdeka.com, Senin (17/10) malam.

Beruntung emosi massa tidak terus berkelanjutan, dan dia sempat diamankan warga lainnya di sebuah pos sekuriti lingkungan sekitar masjid. Namun warga beralih ke motor milik HF, yang sempat dicurigai menyimpan barang hasil curian.

"Setelah warga menggeledah motornya, ditemukan sabu di motornya itu. Ya, motornya dibakar warga juga tadi," sebut Erick.

"Diduga kuat dia habis mengkonsumsi sabu, dan melakukan pencurian uang dalam kotak amal itu di bawah pengaruh sabu," tambah Erick.

Guna meredam emosi massa agar tidak berkelanjutan, petugas Polsekta Samarinda Utara yang tiba di lokasi kejadian, lantas membawa HF ke markas Polsekta Samarinda.

"Kita lakukan pemeriksaan urine pelaku, positif mengandung amphetamine atau sabu," sebut Erick.

Di hadapan petugas kepolisian, HF mengaku bekerja sebagai PNS di Dinas Sosial Kaltim. Saat ini, dia masih diamankan di sel tahanan sementara Polsekta Samarinda Utara, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Uang yang dicurinya tadi ada sekitar Rp 150 ribuan, dan massa emosi, ya itu tadi motornya dibakar massa. Karena selain mencuri juga ada terkait sabu, maka sesuai Undang-undang Nomor 35 tahun 2009, ada kewenangan mengamankan dalam waktu 3x24 jam," ungkap Erick.

"Iya, dari pemeriksaan dia oknum PNS Dinas Sosial Kaltim. Terkait peristiwa itu, rencananya pengurus masjid datang melapor ke Polsekta Samarinda Utara malam ini. Kita proses pelaporannya," demikian Erick.(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.